Jumat
28 Agustus 2026 | 10 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Harus Fokus!

pdip jatim - presiden di PT PAL

pdip jatim - presiden di PT PALSURABAYA – Presiden Joko Widodo optimistis bisa mengembangkan industri kemaritiman di republik ini. Keyakinan Jokowi itu diungkapkan setelah mengunjungi dua BMUN bidang kemaritiman di Surabaya, PT PAL Indonesia dan PT Dok dan Perkapalan, Sabtu (10/1/2015).

Setelah melihat kondisi dan luas areal PT PAL Indonesia dan PT Dok dan Perkapalan, jelas Jokowi, itu sudah cukup menjadi langkah awal pengembangan industri maritim Indonesia.

“Tidak hanya PT PAL, tapi ada juga PT Dok dan Perkapalan Surabaya, serta yang lain-lainnya,” kata Jokowi dalam keterangan pers di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Namun untuk mencapai tujuan tersebut, Jokowi minta PT PAL harus fokus untuk satu proyek pengerjaan. Sedang yang bukan bidang atau keahliannya, sebisa mungkin dikurangi.

“Tapi ya harus fokus. Kalau ini untuk kapal ya kapal, kalau untuk kapal selam ya kapal selam. Pada suatu titik akan menjadi produk yang matang dan sempurna. Susah kalau harus gonta ganti produk,” tegasnya.

Untuk menuju industri kemaritiman andal, lanjut Jokowi, yang paling penting adalah memperbaiki manajemen terlebih dulu sebelum dapat menggaet pesanan. Setelah kedua hal itu selesai, baru diperhitungkan berapa modal yang kurang.

Menurutnya, PT PAL satu di antara industri strategis di Indonesia. Dia minta bukan hanya masalah yang muncul sekarang, yang harus diselesaikan. Tapi urusan-urusan kedepan harus sudah dipikirkan dan diperhitungkan.

“Bukan melulu pada untung dan rugi. Tapi ini industri setrategis kita, sehingga semua harus sudah dipikirkan,” tutur Jokowi.

Dia menilai, mesin-mesin yang ada di PT PAL sebenarnya sudah canggih, tapi sudah banyak buatan tahun 80-an. Jokowi minta agar secepatnya dilakukan up grade, sebab jika tidak maka akan tertinggal jauh oleh perusahaan galangan kapal yang ada di negara lain.

“Kalau tidak di-upgrade setiap lima tahun sekali, ya akan ketinggalan kereta,” ucapnya.

Kunjungan Jokowi di dua industri strategis di Surabaya didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pertahanan Ryarmirzad Ryacudu, Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto, dan Gubernur Jatim Soekarwo. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...
SEMENTARA ITU...

Ribuan Warga Padati Siraman Gong Kyai Pradah, Tradisi Leluhur Blitar Tetap Lestari di Tengah Efisiensi

Ribuan warga memadati Alun-alun Lodoyo menyaksikan Siraman Gong Kyai Pradah. Tradisi leluhur Blitar tetap ...
KRONIK

Bebas Asap Rokok, Dua Tempat di Banyuwangi Ini Raih Penghargaan Tertinggi di Jawa Timur

BANYUWANGI – Komitmen Kabupaten Banyuwangi dalam menciptakan lingkungan yang sehat mendapat apresiasi di tingkat ...
KRONIK

Serap Aspirasi di Kradenan, Evi Dwitasari: Pokir DPRD Harus Berorientasi Kepentingan Umum

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Evi Dwitasari, menyerap aspirasi masyarakat ...
KRONIK

Perusakan ODCB Gumuk Lumpang Dilaporkan ke Polisi, DPRD Soroti Sikap Dinas

JEMBER – Pegiat budaya, Setio Hadi, melaporkan dugaan perusakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gumuk Lumpang di ...