Sabtu
27 Juni 2026 | 8 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Harus Fokus!

pdip jatim - presiden di PT PAL

pdip jatim - presiden di PT PALSURABAYA – Presiden Joko Widodo optimistis bisa mengembangkan industri kemaritiman di republik ini. Keyakinan Jokowi itu diungkapkan setelah mengunjungi dua BMUN bidang kemaritiman di Surabaya, PT PAL Indonesia dan PT Dok dan Perkapalan, Sabtu (10/1/2015).

Setelah melihat kondisi dan luas areal PT PAL Indonesia dan PT Dok dan Perkapalan, jelas Jokowi, itu sudah cukup menjadi langkah awal pengembangan industri maritim Indonesia.

“Tidak hanya PT PAL, tapi ada juga PT Dok dan Perkapalan Surabaya, serta yang lain-lainnya,” kata Jokowi dalam keterangan pers di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Namun untuk mencapai tujuan tersebut, Jokowi minta PT PAL harus fokus untuk satu proyek pengerjaan. Sedang yang bukan bidang atau keahliannya, sebisa mungkin dikurangi.

“Tapi ya harus fokus. Kalau ini untuk kapal ya kapal, kalau untuk kapal selam ya kapal selam. Pada suatu titik akan menjadi produk yang matang dan sempurna. Susah kalau harus gonta ganti produk,” tegasnya.

Untuk menuju industri kemaritiman andal, lanjut Jokowi, yang paling penting adalah memperbaiki manajemen terlebih dulu sebelum dapat menggaet pesanan. Setelah kedua hal itu selesai, baru diperhitungkan berapa modal yang kurang.

Menurutnya, PT PAL satu di antara industri strategis di Indonesia. Dia minta bukan hanya masalah yang muncul sekarang, yang harus diselesaikan. Tapi urusan-urusan kedepan harus sudah dipikirkan dan diperhitungkan.

“Bukan melulu pada untung dan rugi. Tapi ini industri setrategis kita, sehingga semua harus sudah dipikirkan,” tutur Jokowi.

Dia menilai, mesin-mesin yang ada di PT PAL sebenarnya sudah canggih, tapi sudah banyak buatan tahun 80-an. Jokowi minta agar secepatnya dilakukan up grade, sebab jika tidak maka akan tertinggal jauh oleh perusahaan galangan kapal yang ada di negara lain.

“Kalau tidak di-upgrade setiap lima tahun sekali, ya akan ketinggalan kereta,” ucapnya.

Kunjungan Jokowi di dua industri strategis di Surabaya didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pertahanan Ryarmirzad Ryacudu, Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto, dan Gubernur Jatim Soekarwo. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah ...
EKSEKUTIF

Eri Perintahkan Inspektorat Periksa Camat dan Lurah, Siap Copot Jika Kinerjanya Buruk

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memerintahkan Inspektorat memeriksa camat dan lurah di tiga kecamatan setelah sidak ...
KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Minta Pemerintah Kaji Penghentian Impor BBM, DPRD Jatim Bakal Panggil Pertamina

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Fuad Benardi meminta pemerintah mengkaji secara matang rencana penghentian impor ...