Rabu
02 September 2026 | 1 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketika Bupati Sugiri Mengenakan Baju Batik Khas PGRI

pdip-jatim-bupati-ponorogo-081221-sugiri-sancoko-a

PONOROGO – Seragam dipakai Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Rabu (8/12/2021) siang tak seperti biasanya. Kali ini, ia mengenakan seragam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), batik hitam putih “kusuma bangsa”.

“Saya memakai baju batik ini sebagai wujud cinta saya kepada PGRI. Karena guru tidak hanya penerang dunia, tapi juga gemilang di akhirat,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang Giri.

Bupati dari PDI perjuangan ini menambahkan, profesi guru yang merupakan pengabdian tak cukup hanya dibalas dengan terima kasih. Hymne dan gaji pun tidak cukup untuk memberikan apresiasi kepada guru.

“Yang pantas diberikan kepada guru adalah kelak di akhirat, jenengan jejer (bersanding) bersama Rasulullah,” tutur Bupati disambut tepuk tangan meriah oleh para hadirin di Gedung Graha Dwija PGRI Ponorogo.

Kedatangan Bupati Sugiri di tempat tersebut dalam rangka menghadiri Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ke-76 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2021.

Berbagai apresiasi dan harapan disampaikan Bupati Sugiri lantaran para guru telah mencerdaskan dan membimbing para murid.

“Ke depan, mimpi besar bersama, kami ingin Indonesia terutama Ponorogo ada perubahan mindset untuk kemajuan yang dimulai dari pendidikan. Dengan pendidikan bisa melakukan perubahan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Ponorogo, Prayitno mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Sugiri yang turut memeriahkan acara.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Sugiri yang berkenan hadir di lingkup PGRI Kabupaten Ponorogo. Kehadiran Pak Bupati tidak hanya sebagai kehormatan tapi juga bentuk perhatian,” ujanya.

Ia pun mengatakan, guru harus melek teknologi. Hal ini merupakan upaya transformasi di bidang pendidikan yang perlu dilakukan terutama di masa pandemi seperti ini.

“Guru harus melek teknologi untuk mencetak pendidik yang berkualitas sesuai tuntutan zaman,” pungkasnya. (jrs/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Bupati Fauzi Terbitkan SE Larangan Bakar Lahan

SUMENEP – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kekeringan 2026 menjadi perhatian serius ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Proyeksi Pembiayaan Pilgub Jatim dan Dasar Dana Cadangan Rp600 M Diperjelas

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim memperjelas proyeksi keseluruhan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang: Perubahan APBD Jangan Sekadar Geser Angka, Harus Berdampak ke Rakyat

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Malang agar Perubahan APBD ...
HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...
LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...