Rabu
22 Juli 2026 | 10 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati dan Wabup Ngawi Bergantian Tinjau Tes Calon ASN

pdip-jatim-eksekutif-100721-bupati-ony-anwar-harsono-a

NGAWI – Bupati Ony Anwar Harsono dan Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko bergantian meninjau seleksi kompetensi dasar (SKD) calon aparatur sipil negara (ASN) yang dilaksanakan di Gedung Eko Kapti Ngawi, 6 sampai 13 Oktober 2021.  

Menurut Bupati Ony, pelaksanaan SKD hingga hari kedua ini berlangsung cukup baik. Terutama terkait kesiapan panitia serta penerapan protokol kesehatan.

“Mulai awal peserta masuk dan sosialisasi prokes sangat bagus,” ucap Bupati Ony kepada awak media, Kamis (7/10/2021).

Bupati Ony juga memberikan apresiasi atas transparansi, integritas, dan independensi panitia pelaksana dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) selama tes berlangsung.

Salah satunya pada proses skrining sebelum peserta memasuki ruangan yang dilakukan cukup ketat. Seperti peserta yang tidak diizinkan untuk membawa peralatan yang tidak ada kaitannya dengan tes. Diantaranya larangan membawa bolpoin, HP, jam, hingga ikat pinggang.

“Saya melihat pelaksanaan rekrutmen ASN, semakin hari semakin bagus, termasuk tingkat integritasnya,” ungkap Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu.

Sementara Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko meninjau pelaksanaan tes pada Rabu (6/10/2021) kemarin. Wabup Dwi Rianto Jatmiko mengimbau peserta tes calon aparatur sipil negara (CASN) tidak terbuai dengan praktik percaloan yang dimungkinkan gentayangan memanfaatkan momen seleksi.

Menurut wakli bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi ini, hasil seleksi bisa diakses langsung oleh peserta melalui fasilitas live scoring yang sudah disediakan pemerintah.

Seleksi bagi calon pelaksana tugas pemerintahan di Ngawi digelar selama 7 hari itu dibagi dalam 20 sesi. Dalam satu hari, terdapat 3 sesi. Masing-masing sesi diikuti 128 peserta, dengan durasi pengerjaan soal selama 100 menit.

Wabup Antok menyebut, Calon ASN itu untuk menutupi kekurangan formasi sejumlah 722 orang. Dengan rincian, CASN Kesehatan 200 orang, untuk teknis 45 orang, P3K Guru 385 orang dan P3K Kesehatan 92 orang. Khusus P3K Guru, tes dilakukan oleh pusat.

“Seleksi tes CASN ini untuk menutup formasi kekurangan yang pernah kita ajukan di tahun 2020 lalu” terang Wabup Antok. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...