Minggu
14 Juni 2026 | 5 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Tegaskan Tak Ingin Impor Pangan

pdip jatim - Jokowi di sawah Lampung

pdip jatim - Jokowi di sawah LampungLAMPUNG TENGAH – Setelah mengunjungi PLTU Sembalang dan PT Bukit Asam, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Widodo melanjutkan kunjungan kerjanya ke sentra pertanian Trimurjo, Lampung Tengah. Di tempat ini, Presiden Jokowi yang berdiri di tengah sawah berdialog dengan para petani dan warga serta pelaku industri pertanian yang duduk di kursi kayu sederhana dan banyak pula yang berdiri.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menanyakan permasalahan yang ada di lapangan kepada para petani. Sementara para petani mengeluhkan tentang permasalahan pupuk dan jaringan irigasi yang rusak. “Pupuk, jaringan irigasi kurang sempurna, rusak. Jalan irigasi rusak,” ujar petani.

Mendengar keluhan itu, Presiden Jokowi langsung menjawab, “Pertama, (jaringan irigasi) yang rusak bulan depan bisa untuk (mengairi) 35 ribu hektar di sini saja. Traktornya 570 (unit). Pupuk 57 ton gratis dibagikan,” katanya.

Presiden lantas meminta para petani meningkatkan produksinya. Ia menyebutkan, pemerintah menargetkan bisa memproduksi 1 juta ton beras pada tahun depan. Untuk itu, lanjut presiden, pemerintah akan membangun dua waduk di Lampung. Salah satunya akan dibangun di Kecamatan Sukoharjo, Lampung.

Presiden Jokowi yang didampingi Gubernur Lampung Ridho Ficardo dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan, dalam 5 tahun mendatang, pemerintah menargetkan akan membangun minimal 30 bendungan di tanah air.

Presiden Jokowi mengharapkan agar pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah kabupaten dapat “kompak” agar dapat meningkatkan produksi padi. “Kalau kompak, kerja kompak, pemerintah pusat, kabupaten, sawah produksinya akan naik,” ujar Jokowi.

Sebelum mengakhiri dialognya, Presiden Jokowi menyampaikan dirinya ingin agar Indonesia tak lagi mengimpor komoditas pangan.

“Untuk seluruh petani, kita ingin negara kita tidak impor gula, cabai, beras, jagung. 3 sampai 4 tahun tidak impor. Saya ajak petani meningkatkan produksi. Kalau ada masalah sampaikan ke Gubernur, Mentan, kalau tidak bisa juga, ke Presiden,” tegas Jokowi.

Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Seusai berdialog dengan warga dan petani, Presiden Jokowi dan rombongan langsung menuju Bandara Raden Intan Lampung Selatan untuk melanjutkan perjalanan ke Bengkulu. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ketika 1.128 Pelari Soekarno Fun Run Menulis Cerita di Aspal Jember

Soekarno Fun Run 2026 di Jember menghadirkan rekor baru, kejutan dari pelari Gen Alpha, hingga kisah keberuntungan ...
KRONIK

Olahraga Tradisional Ramaikan Bulan Bung Karno di Alun-alun Merdeka Ngawi

NGAWI – Suasana Alun-alun Merdeka Ngawi tampak semarak pada Minggu (14/6/2026). Ratusan pelajar tingkat SD hingga ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Usulkan Percepatan Proyek Jembatan Kaliombo I agar Tak Ganggu Aktivitas Warga

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengusulkan percepatan proyek revitalisasi Jembatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siap Copot Kepala Dinas Jika Ada Kelalaian Proyek yang Tewaskan Warga

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi rumah duka korban kecelakaan di kawasan proyek saluran air Margorejo. Eri ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Duet Indah-Yudha Tetap Dipertahankan Pimpin Lumajang

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menilai hubungan eksekutif dan legislatif di Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ketika Musik, Tari, dan Semangat Bung Karno Menyatu di Lereng Semeru

Kolaborasi musik dan tari membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Glagah Arum. Jingle Menang ...