Kamis
30 Juli 2026 | 10 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati, Franky, Jokowi, dan Laut

pdip jatim - ilustrasi megawati franky jokowi dan laut

pdip jatim - ilustrasi megawati franky jokowi dan lautPADA akhir pidatonya dalam acara memperingati Kelahiran Pancasila dan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Kompleks MPR/DPR/DPD di Senayan, Jakarta, Rabu, 1 Juni 2011, presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri sambil meneteskan air mata mengatakan, pemusik dan penyanyi balada Franky Sahilatua (alm) adalah sahabatnya.

Ketika itu, Megawati sambil menahan tangis membacakan syair lagu ciptaan Franky berjudul “Pancasila Rumah Kita”. “Lagu itu indah sekali,” kata Megawati saat itu.

Dalam rangka persahabatannya dengan Megawati, Franky tak hanya menciptakan lagu ”Pancasila Rumah Kita”. Lagu lain yang dia ciptakan untuk Megawati adalah “Ayo ke Laut”, “Aku, Laut, dan Kamu”, serta “Di Dermaga Kayu”. Ketiga lagu ini melukiskan devosi Franky pada laut dan Megawati. Namun, ketiga lagu ciptaan Franky sebelum dia meninggal (24 April 2011) tersebut belum sempat disampaikan kepada Megawati. Mungkin Megawati juga belum pernah mendengarkan lagu itu.

Dalam lagu “Ayo Ke Laut”, Franky mengajak bangsa Indonesia memperhatikan laut karena sebagian besar wilayah Indonesia adalah laut. Begini bunyi sebagian dari syair lagu itu:

Di kota-kota banyak derita

Di kota-kota banyak susah

Banyak cerita air mata tumpah

Banyak patah harapan

Ke laut ayo ke laut

Di sana tersimpan harapan

Di sana tersimpan tantangan

Banyak ombak banyak surga

…laut jati diri kita

Lagu ini diciptakan Franky tahun 2008 setelah seorang wartawan bercerita kepadanya bahwa Megawati bermalam dan tidur di kapal saat dalam perjalanan ke Ternate, Maluku Utara, pada Januari 2000. ”Wah, Ibu Mega pasti cinta laut. Saya harus buat lagu tentang laut untuk beliau dan tentu untuk rakyat Indonesia,” ujar Franky di kediamannya di Bintaro, sore itu.

Kebetulan dalam pidato pelantikannya sebagai presiden dalam Sidang MPR tanggal 20 Oktober 2014 lalu, presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, “Kita telah lama memunggungi laut.” Artinya, telah lama bangsa ini tidak banyak memperhatikan laut.

Di depan peserta pertemuan tahunan Kompas100 CEO Forum di Jakarta pada 7 November 2014, Jokowi sekali lagi mengemukakan tentang pentingnnya laut dan banyaknya pencurian ikan dari laut Indonesia.

Ketika itu, Jokowi mengatakan, pada malam hari, sebagian laut Indonesia seperti pasar malam. Di laut Indonesia banyak pencurian dan transaksi ikan segar yang lalu dibawa ke luar negeri.

Banyak orang luar negeri makan ikan segar dari Indonesia, sementara nelayan kecil Indonesia makan bangkai ikan. Laut Indonesia jadi surga bagi mafia ikan, orang asing, dan sekaligus simbol kesengsaraan nelayan kecil Indonesia. (J Osdar) – Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Titik Impas Harga Tembakau 2026 Naik, Bupati Fauzi: Keberpihakan kepada Petani

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) musim panen 2026 ...
LEGISLATIF

DPC PDIP Kabupaten Kediri Kawal Aspirasi Pengemudi Ojol hingga Tingkat Pusat

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya mengawal aspirasi para pengemudi ojek online ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Dorong Pemerintah Pusat Evaluasi Sistem Desil untuk Akses Bantuan Pendidikan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, meminta pemerintah pusat mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Kasus Keracunan MBG, DPRD Kabupaten Kediri Minta Operasional SPPG Dihentikan Sementara

KEDIRI – Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri meminta operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Desak Evaluasi Tata Kelola Dinas ESDM usai Dugaan Pungli Rp8,44 M

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara Goa, mendesak Pemerintah Provinsi Jatim ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Bojonegoro Setujui Dua Raperda, Tentang Kepariwisataan dan Anak

BOJONEGORO– Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bojonegoro resmi memberikan persetujuan terhadap dua Rancangan ...