Sabtu
31 Oktober 2026 | 9 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Produktivitas Padi Ngawi Peringkat 3 Nasional, Bupati Ony Targetkan 40 Ribu Ha Sawah Terasuransikan

pdip-jatim-bupati-ngawi-170921-ony-anwar-harsono-a
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menerima penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 di Istana Wakil Presiden, Senin (13/9/2021). Produktivitas padi Kabupaten Ngawi peringkat 3 nasional dari tahun sebelumnya peringkat 6.

NGAWI – Kabupaten Ngawi mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian sebagai daerah penghasil padi terbesar ketiga tingkat nasional. Untuk menjamin kelangsungan produktivitas padi warganya, Bupati Ony Anwar Harsono mematok target puluhan ribu hektar (Ha) lahan pertanian terasuransikan pada tahun mendatang.

Penghargaan diserahkan Wakil Presiden KH Maruf Amin dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kepada sejumlah kepala daerah. Penghargaan diberikan kepada Ngawi karena memenuhi dua kriteria seperti ditetapkan kementerian.

Satu, produktivitas di atas 6 ton per hektar. Dua, produktivitas mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kabupaten Ngawi tercatat memiliki provitas sebesar 6,65 ton per hektar (meningkat 0,31 ton per hektar) dengan peningkatan produksi sebesar 60.583 ton.

Penghargaan diraih Ngawi sangat membanggakan. Terlebih 70 persen warga masyarakat Ngawi adalah petani.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengungkapkan, meningkatnya jumlah produksi padi sehingga mendapatkan penghargaan tersebut juga akan diiringi dengan meningkatnya kesejahteraan bagi petani.

“Yang paling penting adalah meningkatnya produktivitas padi seiring sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan petani kita,” kata Mas Ony kepada awak media, Jumat (17/9/2021).

Mas Ony menjelaskan, upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani bisa diupayakan melalui program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan. Program ini sangat tepat, mengingat sebagian besar warga Ngawi bermata pencaharian sebagai petani.

Sementara itu, untuk menjamin kelangsungan produktivitas padi di Ngawi dari berbagai masalah pertanian padi, baik itu akibat bencana alam, ataupun serangan hama dan penyakit, saat ini asuransi usaha tanaman padi (AUTP) sudah berjalan di Ngawi.

Disebutkan Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu, saat ini sudah ada sejumlah 15 ribu hektar lahan pertanian yang terjamin melalui asuransi pertanian tersebut.

“Target kita tahun 2022, sejumlah 25 ribu dari 40 ribu hektar lahan pertanian padi di Ngawi sudah terasuransikan,” ucap Mas Ony.

AUTP merupakan produk asuransi pertanian untuk menjamin usaha pertanian padi dari risiko gagal panen. Program ini menjamin kelangsungan usaha pertanian dari bencana alam seperti banjir, puso, serangan hama OPT, serta penyakit pada padi lainnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...