Selasa
15 September 2026 | 11 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Produktivitas Padi Ngawi Peringkat 3 Nasional, Bupati Ony Targetkan 40 Ribu Ha Sawah Terasuransikan

pdip-jatim-bupati-ngawi-170921-ony-anwar-harsono-a
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menerima penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 di Istana Wakil Presiden, Senin (13/9/2021). Produktivitas padi Kabupaten Ngawi peringkat 3 nasional dari tahun sebelumnya peringkat 6.

NGAWI – Kabupaten Ngawi mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian sebagai daerah penghasil padi terbesar ketiga tingkat nasional. Untuk menjamin kelangsungan produktivitas padi warganya, Bupati Ony Anwar Harsono mematok target puluhan ribu hektar (Ha) lahan pertanian terasuransikan pada tahun mendatang.

Penghargaan diserahkan Wakil Presiden KH Maruf Amin dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kepada sejumlah kepala daerah. Penghargaan diberikan kepada Ngawi karena memenuhi dua kriteria seperti ditetapkan kementerian.

Satu, produktivitas di atas 6 ton per hektar. Dua, produktivitas mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kabupaten Ngawi tercatat memiliki provitas sebesar 6,65 ton per hektar (meningkat 0,31 ton per hektar) dengan peningkatan produksi sebesar 60.583 ton.

Penghargaan diraih Ngawi sangat membanggakan. Terlebih 70 persen warga masyarakat Ngawi adalah petani.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengungkapkan, meningkatnya jumlah produksi padi sehingga mendapatkan penghargaan tersebut juga akan diiringi dengan meningkatnya kesejahteraan bagi petani.

“Yang paling penting adalah meningkatnya produktivitas padi seiring sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan petani kita,” kata Mas Ony kepada awak media, Jumat (17/9/2021).

Mas Ony menjelaskan, upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani bisa diupayakan melalui program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan. Program ini sangat tepat, mengingat sebagian besar warga Ngawi bermata pencaharian sebagai petani.

Sementara itu, untuk menjamin kelangsungan produktivitas padi di Ngawi dari berbagai masalah pertanian padi, baik itu akibat bencana alam, ataupun serangan hama dan penyakit, saat ini asuransi usaha tanaman padi (AUTP) sudah berjalan di Ngawi.

Disebutkan Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu, saat ini sudah ada sejumlah 15 ribu hektar lahan pertanian yang terjamin melalui asuransi pertanian tersebut.

“Target kita tahun 2022, sejumlah 25 ribu dari 40 ribu hektar lahan pertanian padi di Ngawi sudah terasuransikan,” ucap Mas Ony.

AUTP merupakan produk asuransi pertanian untuk menjamin usaha pertanian padi dari risiko gagal panen. Program ini menjamin kelangsungan usaha pertanian dari bencana alam seperti banjir, puso, serangan hama OPT, serta penyakit pada padi lainnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...