Kamis
29 Oktober 2026 | 12 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wali Kota Blitar Ingatkan KPM untuk Tidak Jual Beli Beras Bantuan

pdip-jatim-wallikota-blitar-040921-santoso-a1
Wali kota Blitar, Santoso saat membagikan bantuan beras kesejahteraan daerah (rastrada) di Kelurahan Karangtengah Kecamatan Sananwetan, Jumat (3/9/2021).

KOTA BLITAR – Wali Kota Blitar, Drs H Santoso MPd, mengingatkan kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Beras Kesejahteraan Daerah (Rastrada) untuk tidak memperjual-belikan beras bantuan dari pemerintah kota tersebut.

“Saya ingatkan kembali kepada seluruh KPM di Kota Blitar, seyogyanya Rastrada yang diberikan setiap empat bulan sekali ini harus dikonsumsi sendiri dan tidak boleh diperjual-belikan kepada orang lain,” tegas Santoso.

Penegasan disampaikan Wali kota Santoso saat membagikan Rastrada secara simbolis kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kelurahan Karangtengah Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jumat (3/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Kader dari PDI Perjuangan ini menegaskan agar warga yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memanfaatkan rastrada dengan baik.

Dia mengatakan, Rastrada ini merupakan program tahunan Pemkot Blitar untuk membantu perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh sebab itu, jika ada KPM yang kedapatan melakukan hal tersebut, maka yang bersangkutan akan dievaluasi oleh Dinas Sosial, dan namanya terancam akan dicoret dari daftar KPM.

Santoso menjelaskan penyaluran Rastrada tahap ke tiga ini untuk jatah bulan September-Desember. Di mana setiap KPM akan menerima rastrada masing-masing 40 kilogram.

Di wilayah Kecamatan Sananwetan sendiri, beber Santoso terdapat 3.361 KPM. Untuk penyalurannya dilakukan secara bertahap, untuk menghindari kerumunan massa.

“Saya yakin, seluruh penerima bantuan Rastrada ini memanfaatkan beras yang mereka terima untuk di konsumsi, bukan untuk yang lain,” tandas Santoso.

Untuk diketahui, sesuai data dari Dinas Sosial Kota Blitar, terdapat 385 KPM di kelurahan Karangtengah, 315 KPM di Kelurahan Klampok, 268 KPM di Kelurahan Rembang, 418 KPM di Kelurahan Plosokerep, 800 KPM di Kelurahan Sananwetan, 646 KPM di Kelurahan Bendogerit, dan 529 KPM di Kelurahan Gedog. (arif/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dana Desa Dipangkas hingga 70%, Guntur Wahono Serap Keluhan Kades di Blitar

BLITAR – Pemangkasan Dana Desa (DD) hingga 70 persen menjadi keluhan utama kepala desa (kades) di Kabupaten Blitar. ...
EKSEKUTIF

Proyek Pengendalian Banjir Surabaya Ditargetkan Rampung Pertengahan November

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan sejumlah proyek penanganan genangan, termasuk pembangunan ...
KRONIK

Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Ansari Dorong Sinergi Rumah dan Sekolah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, pembentukan ...
LEGISLATIF

Dividen BUMD Bergantung pada Bank Jatim, Fuad Benardi Soroti Kinerja Direksi

SURABAYA – Kontribusi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yang masih didominasi Bank Jatim menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Targetkan Aktivasi Desa Kreatif di 157 Desa Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Timur, Novita Hardini, menargetkan aktivasi desa kreatif ...
LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...