Jumat
16 Oktober 2026 | 2 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kendalikan Pandemi, Banteng Kota Malang Dorong Pemkot Lakukan Kebijakan Out of The Box

pdip-jatim-agus-marhaenta-malang-kota-220621

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Agus Marhaenta mendorong adanya kebijakan yang out of the box berdasarkan hasil evaluasi total pelaksanaan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Malang.

Pasalnya, kondisi pandemi Covid-19 di Kota Malang saat ini angka persebarannya masih tinggi.

“Berdasarkan data, penyebaran Covid-19 di Kota Malang intensitasnya masih sangat mengkhawatirkan. Bahkan, Kota Malang sulit sekali melepaskan diri dari status zona merah bahkan hitam,” kata Agus Marhaenta.

Hal itu dia sampaikan saat memaparkan berbagai catatan penting yang harus perhatikan pihak Pemkot dalam menjalankan rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022 dalam rapat paripurna DPRD Kota Malang, Jumat (13/8/2021).

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang ini juga menyoroti berbagai aspek berkaitan efisiensi, efektivitas, dan transparansi dalam penggunaan anggaran belanja daerah yang berkaitan dengan belanja pegawai, dana hibah, serta dana Bansos.

“Harus ada penjelasan khusus yang rasional, terukur dan obyektif mengenai turunnya anggaran dana hibah dan anggaran dana Bansos pada KUA PPAS tahun anggaran 2022,” tegasnya.

Poin-poin yang telah dia sampaikan, dalam forum rapat paripurna DPRD Kota Malang ini adalah perwujudan nyata untuk memberikan kontribusi demi kemajuan Kota Malang ke depan.

Sehingga cita-cita merealisasikan Kota Malang dapat menjadi real smart city, green city,dan mega city dapat terwujud.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Eko Herdiyanto menambahkan, untuk bisa mewujudkan Kota Malang sebagai smart city, dibutuhkan perencanaan secara terstruktur dan spesifik berkaitan dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa), Pendidikan, dan Kesejahteraan Sosial.

“Serta merumuskan program khusus juga kepada mereka pengusaha kecil dan menengah yang terdampak krisis dalam 19 bulan ini,” ujar Eko Herdiyanto.

Pihaknya mendorong terbentuknya tim transisi hang memiliki kompetensi dalam membangun konsep transisi keberlanjutan kehidupan masyarakat dengan “Menguatkan Tradisi Hidup Kenormalan Baru” atau bisa hidup berdampingan dengan Covid-19. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Data Desil Bansos Bermasalah, Sri Untari Dorong Pemutakhiran Lebih Cepat

JAKARTA – Ketidakakuratan data kesejahteraan dan lambatnya pemutakhiran berisiko membuat bantuan sosial (bansos) ...
EKSEKUTIF

344 Koperasi Desa Merah Putih di Kediri Harus Kantongi SLF Sebelum Beroperasi

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan 344 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang telah disiapkan ...
KRONIK

Perhatikan Nasib Ibu Saena dan Delapan Anaknya, Hakim: Kami Bantu Fasilitasi Pendidikan Mereka

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memberikan perhatian terhadap kondisi ibu ...
KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...