NGAWI – Ada yang berbeda di pendopo Desa Semen, kecamatan Paron, Ngawi, Selasa (27/7/2021). Nampak ibu-ibu hamil (bumil) sedang berkumpul menanti datangnya istri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ineke Dwi Rianto Jatmiko.
Tidak berselang lama, Bu Antok pun tiba. Lantas ibu-ibu yang tengah hamil pun menyambutnya dengan senyuman ramah, khas warga Ngawi. Nampak raut penuh bangga bisa bertatap muka dengan istri orang nomor dua di kabupaten yang mereka cintai.
Kedatangan Bu Antok kali ini dalam rangka melakukan tinjauan pelaksanaan tes antigen pada ibu hamil direntang usia 36 minggu.
“Tes antigen bagi ibu-ibu hamil perlu dilakukan, hal ini untuk memastikan bahwa ibu aman dari paparan virus Covid-19. Ibu-ibu kerso nggih dites (Ibu-ibu mau kan dilakukan tes)?,” ujar Bu Antok ramah dalam sambutannya kepada bumil di Semen.
Pelaksanaan tes antigen bagi bumil juga dalam rangka deteksi dini dan antisipasi penyebaran virus Covid-19. Mengingat sebelumnya di Ngawi telah ditemukan kasus bumil yang terpapar Covid-19.

Bu Antok menjelaskan, saat hamil, imunitas seorang ibu akan menurun. Sehingga hal itu menyebabkan ibu hamil menjadi salah satu yang paling beresiko terpapar Covid-19.
Pada kesempatan itu, Bu Antok juga mengingatkan kepada bumil agar senantiasa menjaga kehamilannya ditengah wabah Covid-19 ini.
“Agar tidak tertular, sebaiknya tidak beraktivitas diluar jika tidak terpaksa, hindari keramaian dan usahakan aktivitas di rumah saja, demi kehamilan ibu yang sehat,” ujar Bu Antok.
Sebanyak 36 bumil antusias mengikuti tes antigen hari ini. Sebelumnya, Bu Antok juga meninjau pelaksanaan antigen di desa Babadan, Paron dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang.
Di Kabupaten Ngawi sendiri tercatat ada 2495 bumil di rentang usia 14-33 minggu. Pelaksanaan tes antigen bagi bumil juga akan terus digelar, guna memastikan ibu dan bayi aman dari paparan Covid-19. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS