Senin
02 November 2026 | 8 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kenang Kudatuli, Untari: Perjuangan Tidak Boleh Berhenti

pdip-jatim-untari-210620

SURABAYA – Peristiwa 27 Juli 1996 atau yang lebih sering disebut sebagai Peristiwa Kudatuli, masih secara jelas melekat di dalam memori kader-kader PDI Perjuangan sampai dengan hari ini.

Bertempat di Kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI), Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, saat itu telah terjadi upaya pengambilalihan secara paksa kantor partai yang dilakukan massa pendukung Soerjadi.

Mengenang 25 tahun semenjak terjadinya peristiwa kelabu tersebut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengungkapkan bahwa, peristiwa ini harus menjadi titik refleksi atas catatan historis yang tidak boleh dilupakan sebagai salah satu peristiwa terkelam dalam sejarah demokrasi di Indonesia.

“Sejarah ini membuat kita begitu bersemangat untuk berjuang dalam rangka menegakkan demokrasi dan keadilan,” kata Sri Untari, Selasa (27/7/2021).

Melalui Peristiwa Kudatuli ini, Untari mengajak seluruh kader PDI Perjuangan untuk mengedepankan cara-cara berpolitik yang mengedepankan nilai-nilai peradaban.

Dengan perspektif tersebut, dia meyakini akan bisa meminimalisir tindakan kesewenangan-wenangan dan otoriter dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin.

“Maka kita harus bercermin bahwa watak kekuasaan itu harus betul-betul watak yang bersifat demokratis dan kemudian mendengar dari rakyat,” imbuh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jatim ini.

PDI Perjuangan, lanjut dia, telah melalui berbagai jalan berliku untuk bisa sampai pada kondisi seperti hari ini. Kesengsaraan, intimidasi, dan adu domba yang telah dirasakan oleh PDI Perjuangan di masa lampau ini menjadi pelajaran yang berharga.

Oleh karena itu, Untari mengingatkan, bahwa sebagai sebuah partai politik sudah seharusnya kita untuk berdiri dan berjuang bersama, hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Perjuangan ini tidak boleh berhenti, harus terus dilakukan dari generasi ke generasi. Sehingga watak perjuangan yang tanpa lelah dari PDI Perjuangan, dan kemudian watak demokrasi dengan kemanusiaan inilah yang selalu akan dibawa PDI Perjuangan untuk memimpin Indonesia,” tandas Legislator dari Dapil Malang Raya tersebut.

Bagi dirinya, PDI Perjuangan adalah partai yang terbangun atas sebuah spirit gotong-royong. Gotong-royong adalah watak perjuangan partai ini.

Oleh sebab itu, Untari meyakini bahwa semua hal yang sesulit apapun bisa diusahakan bersama untuk diselesaikan dengan konsep gotong royong. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...