Sabtu
17 Oktober 2026 | 5 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pacu Vaksinasi PKL dan Warung Kecil, Bupati Ipuk: Badan Sehat, Ekonomi Pulih

PDIP-Jatim-Ipuk-vaksin-PKL-24072021

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mengintensifkan vaksinasi Covid-19 pada para pelaku usaha ultra mikro, termasuk PKL, pedagang keliling, dan warung-warung kecil. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani meninjau langsung vaksinasi bagi pelaku usaha ultra mikro tersebut di Kecamatan Genteng, Sabtu (24/7/2021).

Ipuk mengatakan, vaksinasi kepada PKL, warung kecil, dan pedagang keliling adalah ikhtiar melindungi para pelaku ekonomi tersebut.

“Nanti Insya Allah bila PPKM kita turun level, sehingga ada beberapa pelonggaran pembatasan, beliau-beliau sudah mendapat vaksinasi, Insya Allah lebih terlindungi. Badan sehat, ekonomi pulih. Itu tekad kita bersama,” ujar Ipuk.

“Protokol kesehatannya harus tetap diperhatikan. Insya Allah cari rezeki tenang, berkah, badan juga sehat,” imbuh Ipuk.

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut mengatakan, PKL hingga warung-warung kecil memiliki tingkat interaksi sosial yang sangat tinggi dalam pekerjaannya. Mereka bertemu dengan banyak orang setiap hari. Vaksinasi ini adalah bentuk komitmen perlindungan ekonomi arus bawah di Banyuwangi.

Secara bertahap, tambah Ipuk, Puskesmas akan mengoordinasikan pelaksanaan vaksinasi untuk PKL, warung kecil, dan pedagang keliling.

“Vaksinasi untuk para pelaku ekonomi sebenarnya juga telah kita lakukan sejak awal. Sekarang kita akan intensifkan terus sembari paralel juga menjalankan vaksinasi untuk anak dan warga lain secara umum,” jelas Ipuk.

Sementara itu, para PKL memberikan respon positif atas vaksinasi tersebut. Idris, seorang PKL angkringan di J. Hasanudin,  mengaku sudah lama ingin divaksin Covid-19.

“Tak disangka tadi ada program vaksin ke PKL dan saya terdaftar. Terima kasih sudah diberi kesempatan, bikin saya lebih percaya diri berjualan,” kata Idris.

Hal yang sama juga diungkapkan Muhamad Nur Roim, penjual sayuran. Kepada Ipuk, dia mengungkapkan kegembiraannya bisa divaksin Covid-19.

“Terima kasih, Bu. Sebenarnya tiga minggu lalu saya sudah daftar, tapi karena waktu itu saya ada urusan keluarga yang tidak bisa ditinggal, akhirnya kelewatan. Saya pasrah saja nungu giliran entah apa kapan, ternyata kesempatan itu datang saat ini,” ucap Nur Roim.

Sementara itu, per 23 Juli, sebanyak 422.110 warga Banyuwangi telah divaksin dosis pertama, dan terus berlanjut termasuk untuk dosis kedua. Angka itu setara 31,5 persen dari sasaran atau fokus awal 1,34 juta warga. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...