Minggu
18 Oktober 2026 | 12 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PPKM Darurat, Wali Kota Santoso Anjurkan Warga Salat Idul Adha di Rumah Saja

pdip-jatim-santoso-200721

BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso siap menjalankan instruksi pemerintah pusat terkait dengan imbauan menjalankan ibadah salat Idul Adha di rumah selama PPKM darurat.

Hal itu diungkapkan saat memimpin apel pengamanan jelang Hari Raya Idul Adha yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Senin (19/7/2021) sore.

Santoso menegaskan, pemerintah Kota Blitar akan siap mendukung dan menjalankan intruksi pemerintah pusat dalam upaya memutus dan mencegah laju penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan meniadakan salat Idul Adha di masjid maupun di lapangan terbuka.

“Secara prinsip kami bersama aparat gabungan mulai TNI, Satpol PP hingga polisi siap menjalankan instruksi dari pusat soal pelaksanaan Idul Adha selama PPKM darurat. Kami meminta warga Kota Blitar untuk patuh sehingga pelaksanaan sesuai dengan aturan,” kata Santoso.

Santoso menjelaskan, berdasarkan instruksi dari Kemendagri, Kemenag, hingga Gubernur, pelaksanaan Salat Idul Adha 1442 H di Masjid maupun lapangan terbuka akan ditiadakan.

Untuk itu, pihaknya menganjurkan untuk masyarakat Kota Blitar yang akan merayakan Idul Adha bisa melakukan ibadah salat Idul Adha dari rumah masing- masing.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Blitar, mengingat beberapa waktu terakhir terjadi lonjakan kasus konfirmasi positif. Hal ini juga selaras dengan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli nanti.

Terkait dengan takbir pada malam Idul Adha, kata Santoso, pihaknya masih memperbolehkan untuk dikumandangkan di masjid maupun musala, namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Saya berharap, meski Idul Adha berlangsung ditengah PPKM Darurat, namun tidak akan mengurangi makna dari momen Idul Adha di Kota Blitar,” ucap dia.

Sementara itu terkait dengan pelaksanaan distribusi daging kurban, Santoso menyebut distribusi akan dilaksanakan panitia ke rumah langsung. Berbeda dengan sebelumnya, penerima diberi kupon untuk mengambil daging kurban di masjid atau musala.

“Pertimbangannya untuk meminimalisasi terjadinya kerumunan warga yang hendak mengambil daging kurban. Khawatirnya terjadi penyebaran virus,” jelas dia. Santoso juga berpesan agar masyarakat dapat mengerti dan dapat memahami kebijakan ini, tujuannya untuk mencegah terjadinya penularan covid-19 agar tidak semakin meluas. (arif)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...