Jumat
16 Oktober 2026 | 7 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Ajukan Rumah Sakit Rujukan Baru ke Pemprov Jatim

pdip-jatim-eksekutif-130521-a
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Foto: @ipukfdani

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, mengusulkan penambahan tujuh rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 ke Pemerintah Provinsi Jatim. Hal itu dilakukan seiring meningkatnya jumlah warga terinfeksi corona.

Data sebaran Covid-19 di Banyuwangi hingga hari Jumat (9/7/2021) mencapai 8.227 kasus, dengan rincian 6.636 orang dinyatakan sembuh, 799 orang meninggal, dan 732 orang dalam perawatan maupun isolasi.

“Hari ini saya menandatangani usulan pengajuan tambahan tujuh rumah sakit rujukan baru ke Pemprov Jatim. Semoga ini bisa ikut membagi beban enam rumah sakit rujukan yang selama ini sudah berjalan, yang keterisian tempat tidurnya semakin meningkat,” ujar Bupati Ipuk, Sabtu (10/7/2021).

Menurut Bupati Ipuk, selain itu, rumah sakit rujukan di Banyuwangi telah menambah tempat tidur, seperti RSUD Blambangan yang menambah 34 tempat tidur dan RSUD Genteng 24 tempat tidur. Penambahan tempat tidur tersebut diiringi dengan tambahan rekrutmen relawan tenaga kesehatan.

“Jadi, tambah tempat tidur ini kan bukan soal tempat tidurnya saja, tapi juga ketersediaan tenaga kesehatannya. Jadi, kami siapkan pararel. Tempat sudah ditambah dan kemarin juga ada tambahan rekrutmen relawan tenaga kesehatan,” tuturnya.

Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, RSUD Blambangan telah mengalihfungsikan beberapa ruang perawatan medis, seiring meningkatkan kasus COVID-19.

“RSUD Blambangan bahkan mengalihfungsikan beberapa ruangannya untuk ruang perawatan COVID-10. Ini keterisian tempat tidur memang terus meningkat, secara rata-rata sudah 80 persen, makanya kami perlu ada tambahan tempat tidur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi dr. Widji Lestariono menambahkan tujuh rumah sakit yang diajukan untuk penanganan COVID-19 adalah RS Yasmin, RS PKU Muhammadiyah Rogojampi, RS NU Banyuwangi, RSIA Rahayu Medika, RSIA Abdhi Famili, RS Bakti Mulia MMC, dan RS Al Rohmah.

“Dengan penambahan ini, semoga bisa memberikan penanganan secara cepat, mengingat beban enam rumah sakit rujukan saat ini sudah berat,” ujarnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...