Selasa
06 Oktober 2026 | 3 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Arifin Siapkan Unit Stroke RSUD Trenggalek jadi Tempat Penanganan Covid

pdip-jatim-arifin-rsud-trenggalek-090721-1

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek bakal mengalihfungsikan unit stroke RSUD dr. Soedomo Trenggalek menjadi ruang penanganan Covid-19. Rencana ini untuk menambah kecukupan ruang perawatan Covid-19 menyusul 2 lantai di atasnya yang sudah difungsikan lebih awal.

Tidak hanya unit stroke RSUD dr. Soedomo, RS swasta Mardi Mulya yang berada tidak jauh dari RSUD Trenggalek juga akan difungsikan untuk perawatan Covid 19. Dengan begitu ada kecukupan bord ruang perawatan menyusul pasien Covid-19 yang terus bertambah.

“Malam ini kita juga meninjau unit stroke yang akan kita convert untuk perawatan Covid. Sembari juga hari ini tadi ada komunikasi dengan masyarakat di sekitar Rumah Sakit Mardi Mulya akan kita fungsikan untuk rumah sakit penanganan Covid,” ungkap Bupati Arifin.

Hal itu dia sampaikan saat bersama jajaran Forkopimda Trenggalek meninjau unit stroke RSUD dr. Soedomo Trenggalek di sela memastikan kecukupan stok oksigen di rumah sakit milik Pemkab Trenggalek tersebut, Jumat malam (9/7/2021).

Sementara itu, terkait persediaan oksigen di RSUD dr Soedomo, bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini menyebutkan aman untuk 2 hari ke depan.

Pasalnya pada malam itu RSUD dr Soedomo mendapatkan pasokan 3 ton oksigen liquid dari pemasok, sehingga ada kecukupan oksigen untuk beberapa hari kedepan.

RSUD dr. Soedomo sendiri sempat kekurangan pasokan oksigen karena melonjaknya pasien Covid-19 yang dirawat sehingga kebutuhan oksigen juga meningkat berkali lipat dari kebutuhan biasanya.

“Malam ini kita memastikan pasokan oksigen di rumah sakit aman. Tadi suplai oksigen dari vendor datang. Kemungkinan untuk stok 2 hingga 3 hari kedepan aman,” ujarnya.

Selain itu, imbuhnya, masih ada cadangan tabung yang masih isi. “Saya tadi perintahkan untuk meningkatkan cakupan hingga 2 kali lipat stok tabungnya untuk cadangan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk yang sentral, pihaknya minta vendor untuk bisa tertib datang memasok 2 hari sekali untuk pengisian oksigen. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Kekeringan di Dusun Tempur, Sanusi Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako

MALANG – Kekeringan mulai menyulitkan warga Dusun Tempur, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Sumur ...
KRONIK

Buka Pekan Literasi SMAN 1, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Bangun Karakter Lewat Membaca

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong generasi muda untuk menjadikan literasi sebagai bagian ...
LEGISLATIF

Martin Hamonangan: Raperda Transportasi Publik Jatim Harus Jamin Keadilan Akses

SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur menilai transportasi publik tidak cukup hanya terhubung antar-moda. Sistem ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Penurunan Stunting Dihitung dari Angka Riil, Bukan Persentase

KEDIRI – Bupati Hanindhito Himawan Pramana meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri tidak sekadar melihat ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Siapkan Raperda Jaminan Pesangon dan Jaminan Sosial untuk Perkuat Perlindungan Buruh

SURABAYA – Komisi E DPRD Jawa Timur menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Jaminan Pesangon dan Jaminan ...
KRONIK

Merah, Alun-Alun, dan Prediksi Widarto

JEMBER – Warna merah menjadi salah satu keyakinan Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, ketika menyaksikan laga ...