Jumat
19 Juni 2026 | 4 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Upacara Ngaben, Martin Ingatkan Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

PDIP-Jatim-Martin-H-29062021

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, bersama Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah, menghadiri acara Ngaben Kolektif se-Banyuwangi yang digelar di Pura Banjar Adat Amerthasari Kecamatan Belimbingsari Banyuwangi, Senin (28/06/2021).

Martin mengatakan, di Banyuwangi terdapat beberapa Pura yang biasa digunakan untuk upacara Ngaben, untuk orang orang yang beragama Hindu melakukan ritual pemakaman sesuai kepercayaannya. Namun, mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, upacara Ngaben dilakukan secara kolektif dan dilakukan terpusat di satu Pura saja.

“Upacara Ngaben ini ritual pemakamannya Sodara kita yang agamanya Hindu. Biasanya dilakukan di beberapa Pura yang ada di Banyuwangi. berhubung saat ini masih dalam situasi Covid-19, upacara Ngaben ini dilakukan secara kolektif bersama-sama ditempatkan di satu titik lokasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Martin menyabut upacara Ngaben biasanya dihadiri ratusan orang. Karena itu, kegiatan itu dibuat terpusat untuk membatasi jumlah orang yang hadir. Dalam pelaksanaannya diawasi langsung oleh Satgas Covid-19 Banyuwangi.

Legislator dari Dapil lll Jatim ini pun menjelaskan bahwa, kehadirannya bersama Wakil Bupati Banyuwangi bertujuan untuk mengawal dan memberikan ruang kepada pemeluk agama Hindu di Banyuwangi untuk menjalankan ibadahnya dengan lancar dan khidmat.

Tak lupa, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini berpesan pada orang-orang yang hadir di dalam prosesi upacara Ngaben tersebut untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dan tetap waspada dengan tidak menganggap remeh Covid-19.

“Saya bersama Pak Wabup ingin memastikan, umat Hindu di Banyuwangi ini dapat menjalankan upacara Ngaben dengan lancar, meskipun di situasi pandemi, dan yang paling penting orang orang yang hadir di sini, harus patuh pada protokol kesehatan,” ungkapnya.

Perlu diketahui, upacara Ngaben merupakan sebuah prosesi pemakaman dalam kepercayaan agama Hindu, dan kegiatan Ngaben sendiri bukan hal asing dalam kehidupan sosial masyarakat Banyuwangi. Hal tersebut dikarenakan, masyarakat yang memeluk agama Hindu di Banyuwangi cukup banyak, terutama di wilayah selatan. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kondisi Geopolitik Timur Tengah jadi Tantangan Penyelenggaraan Haji ke Depan

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri mengingatkan Kementerian Haji dan Umrah perihal tantangan ...
LEGISLATIF

Selaraskan Aturan Pusat, DPRD dan DPMD Jombang Bakal Revisi Perda Pilkades

JOMBANG – Komisi A DPRD Kabupaten Jombang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pemberdayaan ...
KRONIK

Bertemu Mensos, Bupati Ipuk Laporkan Progres Sekolah Rakyat dan Digitalisasi Perlinsos

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bertemu Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, di Kantor ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Apresiasi Raperda Pembentukan Lima Desa Baru, Soroti Kesiapan SDM dan Kemampuan Fiskal Pemkab Ponorogo

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan maPAN DPRD Kabupaten Ponorogo menyatakan dukungannya terhadap pembentukan lima ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Turonggo Yakso Tampil di Korsel, Perkuat Diplomasi Budaya dan Pariwisata Trenggalek

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong promosi budaya dan ekonomi kreatif Trenggalek melalui ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Gelar Lomba Sinematografi AI, Begini Cara Daftarnya

LAMONGAN – Menyambut Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Lamongan akan Gelar Lomba Video AI (Artificial ...