Selasa
11 Agustus 2026 | 9 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sugiri Segera akan Menghadap Mensos Risma, Ada Agenda Apa?

PDIP-Jatim-Sugiri-Risma-16062021

PONOROGO– Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko berencana akan menemui Menteri Sosial Tri Rismaharini di Jakarta dalam waktu sesegera mungkin. Hal itu disampaikannya saat menerima Mensos Risma di Pendopo Kantor Bupati Ponorogo, Senin (14/6/2021).

“Saya akan sowan ke Bunda (Mensos) memaparkan konsep saya dan kemudian terjadi kolaborasi dengan Kemensos,” kata Sugiri.

Dia berharap, kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dapat segera mengatasi masalah disabilitas intelektual yang sudah bertahun-tahun menjadi pekerjaan rumah. Karena itu, pada pertemuan di Jakarta nanti, dirinya akan membawa konsep kebijakan memutus masalah tersebut selama satu generasi.

Kader PDI Perjuangan itu, yakin, kolaborasi ini bisa mengatasi kasus penyandang disabilitas intelektual di beberapa desa di Kabupaten Ponorogo.

Tentang beberapa pandangan dan hasil studi yang menyatakan, masalah tersebut muncul karena adanya inses, airnya jelek, atau kurang gizi, Sugiri tidak ingin berkomentar.

“Semuanya saya anggap benar. Yang belum adalah bagaimana kami mengatasinya dengan langkah nyata. Nah mengatasi ini bersama Bu Mensos kami carikan solusi, sehingga masalah ini bisa diatasi,” jelasnya.

Konsep yang akan dipaparkan di hadapan Risma, jelas Sugiri, akan lebih “menertibkan” masalah keturunan atau nasab dari warga setempat. Sebelum mereka menikah, pihaknya akan memastikan lebih dulu pasangan calon pengantin tidak berasal dari kekerabatan yang dekat.

“Bisa ditelusuri. Si A keturunan siapa, bin siapa. Si B anak siapa binti siapa. Akan lebih terdeteksi,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Risma menyinggung pula perlunya mencari solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Kemensos siap bekerja sama dengan Pemkab Ponorogo,” tegas mantan Wali Kota Surabaya tersebut.

Ada dua desa yang kerap disebut sebagai kampung idiot, yakni Desa Krebet Kecamatan Jambon dan Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong Ponorogo. Setelah dilantik menjadi Menteri Sosial, Risma telah melaksanakan kunjungan kerja di dua desa tersebut.

Dalam kunjungannya, Risma menyerahkan bantuan berupa sembako, kursi roda, alat pelindung diri (APD), alat pembuat keset, serta bahan batik ciprat dan uang tunai.

Lewat bantuan ini, warga berkebutuhan khusus (disabilitas) di Jambon dan Balong dapat dilatih untuk menerima program pemberdayaan sosial. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...