Sabtu
18 April 2026 | 4 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mesranya PDI Perjuangan dan NU Panekan Magetan

pdip-jatim-040521-magetan-suyatno-a
Sejumlah kader berfoto bersama usai melakukan pengecatan kantor MWC NU di Panekan.

MAGETAN – Hubungan kalangan nasionalis dan religius di Kecamatan Panekan boleh dikata bak judul sebuah lagu: teman tapi mesra. Tengok saja, seharian kemarin, setelah bersama-sama mengecat kantor MWC NU di Panekan, dilanjut pembahasan masa depan pondok pesantren dengan para kiai dan masyarakat, lalu diakhiri dengan buka puasa bersama dengan kiai dan santri.  

“Ya memang seperti ini perwujudan bangsa kita sejak dulu, bersatunya nasionalis-religius,” kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Magetan Suyatno, Selasa (4/5/2021) soal aktifitasnya dengan para kader Partai dan warga Nahdliyin seharian kemarin.

Jika merunut sejarah bangsa ini, terang Suyatno, kedekatan kalangan nasionalis dan religus tercermin dari kedekatan hubungan antara Soekarno dengan para pendiri NU seperti Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari dan Kiai Haji Abdul Wahab Hasbullah.

Siang hari kemarin, Senin (3/5), sejumlah relawan Banteng binaan dari Suyatno melakukan pengecatan kantor MWC NU di Panekan. Sore harinya, dilanjutkan dengan pertemuan serap aspirasi antara Suyatno selaku legislator DPRD Magetan dengan pihak Pondok Pesantren Sabilithohirin di Dusun Joso Desa Turi.

Pada pertemuan itu, Pengasuh Ponpes Sabilithohirin, Kiai M Suroso Abdul Manan meminta kepada Suyanto dan Fraksi PDI Perjuangan untuk menginisiasi rancangan peraturan daerah tentang pondok pesantren.

“Tujuannya, jika nanti sudah menjadi Perda, (kebijakan pemerintah) benar-benar menyentuh pesantren. Dan tepat sasaran tentunya,” kata Kiai M Suroso Abdul Manan.

Suyatno menyambut baik aspirasi kiai dan santri. Ia akan meneruskan aspirasi tersebut untuk dirumuskan di tingkat fraksi, lalu diperjuangkan di tingkat dewan, dan kemudian dibahas bersama eksekutif.

“Pondok pesantren adalah salah satu pilar penjaga keutuhan NKRI. Sudah sewajarnya kami juga akan memperjuangkan aspirasi tersebut untuk lahirnya perda pondok pesantren,” pungkas Suyatno. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...