Selasa
11 Agustus 2026 | 8 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rita Haryati Disambati Petani soal Pupuk

pdip-jatim-magetan-rita-030521-a

MAGETAN – Masa reses ke-II, Hj Rita Haryati Anggota DPRD Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan menggelar serap aspirasi di Desa Blaran Kecamatan Barat, Senin ( 03/05/2021).

Acara reses dihadiri pengurus PAC, pengurus ranting dan pengurus anak ranting se-Kecamatan Barat. Acara dibagi dalam dua sesi dengan tiap sesi masing-masing diikuti peserta dari 7 desa. “Reses untuk sarana menjaring aspirasi dari masyarakat,” ujar Rita.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Komisi B ini juga memperkenalkan kepengurusan PAC Kecamatan Barat hasil Musancab 5 April 2021 lalu. “Siapapun yang jadi pengurus baik tingkat PAC maupun Ranting adalah keluarga besar kita semua keluarga PDI Perjuangan,” kata dia.

Rita menambahkan, pihaknya menampung usulan dan aspirasi dari peserta untuk diperjuangkan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2021. Sebagai kader di tingkat PAC, ranting dan anak ranting adalah ujung tombak partai dalam memperjuangkan aspirasi wong cilik.

Beberapa keluhan masyarakat langsung disampaikan pada Rita. Di antaranya keluhan petani di wilayah Kecamatan Barat soal melonjaknya harga bahkan kesulitan mendapatkan pupuk saat musim tanam seperti disampaikan Purwanto, warga Desa Bogorejo.

“Kalaupun ada (pupuk) jumlahnya di kurangi dan harga di atas harga eceran tertinggi,” keluh Purwanto. Selain hal di atas beberapa peserta juga mengusulkan dan memohon bantuan ternak kepada Rita untuk bisa direalisasikan dalam program jasmas.

Menanggapi keluhan dan permintaan warga, Rita menyampaikan sebagai wakil rakyat akan memperjuangkan apa yang diminta rakyat yang telah memilihnya dalam pemilu legislatif lalu.

Disampaikan Rita, keluhan dari petani soal sulitnya mendapatkan pupuk juga disampaikan warga dari wilayah lain. “Kami sebagai wakil bapak ibu sekalian sudah berusaha memperjuangkan aspirasi ini,” terangnya. “Kebetulan saya di komisi B yang salah satunya membidangi pertanian,” sambung Rita.  

Diungkapkan Rita, dirinya Bersama anggota Komisi B lainnya bertolak ke Jakarta menemui Menteri Pertanian. Tujuannya adalah menanyakan dan menyampaikan segala keluhan petani terkait pengurangan jatah pupuk ke petani. “Kita sampaikan juga ke Menteri pertanian agar jatah pupuk tidak dikurangi,” terangnya. (rud/hs).

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...