Jumat
03 Juli 2026 | 11 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Disambati Tagana, AW Janji Perjuangkan Tambahan Insentif

pdip-jatim-andri-wahyudi-pasuruan-080321

PASURUAN – Peringatan ulang tahun relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pasuruan ke 17 membawa berkah. Selain pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana operasional, tunjangan insentif mereka juga akan ditingkatkan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, menyebut, peningkatan kesejahteraan relawan ini akan menjadi perhatiannya dalam pembahasan anggaran. Selama memiliki landasan hukum, ia akan memperjuangkan tambahan insentif bagi relawan Tagana.

“Kami akan memprioritaskan penambahan anggaran peningkatan kesejahteraan Tagana. Tanggung jawab kebencanaan dan kemanusiaan yang diembannya layak mendapat apresiasi,” tandas Andri Wahyudi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan.

Menurut AW, panggilan akrabnya, selain perhatian terhadap relawan, persoalan pemetaan lahan kritis juga harus menjadi perhatian serius Pemkab Pasuruan. Apalagi selama 2021 ini, bencana alam seperti banjir dan tanah longsor terus terjadi di Kabupaten Pasuruan.

“Pemetaan lahan kritis ini harus segera dilakukan. Ini agar masyarakat tidak merasa was-was jika hujan turun dengan intensitas tinggi,” tandas AW.

Pada peringatan ulang tahun Tagana di kawasan wisata Pancar Air, Purwodadi, sejumlah evaluasi dan keluhan disampaikan para relawan. Tidak memadainya peralatan dapur umum dan kendaraan operasional menjadi salah satu kendala dalam menangani kebencanaan.

“Tugas dan tanggung jawab relawan Tagana cukup berat. Mereka harus siaga dalam menangani situasi kebencanaan dan kemanusiaan,” kata Sugiarto, alumni Tagana yang kini menjadi anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan.

Menurut Sugiarto, hingga saat ini para relawan Tagana Kabupaten Pasuruan berjumlah 59 orang. Mereka hanya mendapat insentif Rp 350.000 yang berasal dari pemerintah pusat dan Pemprov Jatim.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi, menyambut baik usulan tersebut. Namun masih diperlukan kajian lebih lanjut untuk merealisasikannya.

Menurut Suwito, relawan Tagana merupakan program pemerintah pusat yang dititipkan di daerah. Meski demikian, pihaknya juga telah mengupayakan adanya peningkatan kesejahteraan para relawan.

“Kami berupaya meningkatkan kesejahteraan relawan. Sarana dan prasarana kebencanaan, seperti kebutuhan dapur umum dan kendaraan operasional telah diperbaharui,” kata Suwito. (ian)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Sholawat, Dialog, dan Ziarah: Cara PDI Perjuangan Bondowoso Merawat Kedekatan dengan Warga

BONDOWOSO – Malam belum terlalu larut ketika lantunan sholawat memenuhi aula DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Kamis ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Wajibkan Platform Digital Punya Dana Jaminan untuk Lindungi Seller UMKM

Novita Hardini mendesak pemerintah mewajibkan platform digital memiliki escrow fund atau dana jaminan untuk ...
KRONIK

Bupati Ipuk Ajak Seluruh Stakeholder Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah, pemangku kesehatan daerah diharapkan bisa ...
KRONIK

Kejurprov Voli Pantai U-17 2026 di Sumenep, Saatnya Atlet Muda Tunjukkan Kemampuan Terbaik

SUMENEP – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai U-17 2026 di Kabupaten Sumenep, sebagai momentum strategi ...
LEGISLATIF

Ketua Komisi E DPRD Jatim Dorong Percepatan Renovasi GOR Velodrome Malang

Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendorong percepatan renovasi GOR Velodrome Malang serta ...
PEMILU

Sinung Sudrajad: Pilkada Langsung Perkuat Legitimasi Pemerintahan Daerah

PDI Perjuangan Bondowoso menilai pilkada langsung memperkuat legitimasi pemerintahan daerah karena kepala daerah ...