Kamis
27 Agustus 2026 | 10 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perketat Prokes, Pemkot Surabaya Siapkan Posko Khusus di Pasar-pasar Induk

pdip-jatim-whisnu-didong-sier-020221

SURABAYA – Plt Wali Kota Whisnu Sakti Buana mengatakan, pihaknya akan memperketat protokol kesehatan (prokes) di pasar-pasar induk dan sejumlah tempat krusial di Kota Surabaya.  

Salah satunya, bakal mendirikan posko di pasar-pasar induk untuk memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan di tempat keramaian umum 

Selama ini, menurut Whisnu, pihaknya sudah melakukan operasi prokes di seluruh kawasan baik rekreasi hiburan umum (RHU) yang masih bandel untuk buka. 

“Yang belum kita laksanakan dengan buka posko di pasar induk. Kita akan buka posko setiap hari di Pasar Wonokromo, Pasar Keputran, hingga Pasar Pabean karena tingkat kerumunannya makin tinggi,” kata Whisnu, Selasa (2/2/2021).

Nantinya, tak hanya petugas dari Pemkot Surabaya yang akan diterjunkan untuk melakukan pengawasan, namun juga turut melibatkan jajaran TNI dan Polri.

Meski pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali secara umum dinilai tidak efektif, Whisnu menilai di Surabaya efektif. Terbukti, sebutnya, Surabaya sudah masuk zona kuning penyebaran Covid-19. 

Terkait rencana akan dilakukan perpanjangan kembali PPKM, Whisnu menegaskan akan menunggu keputusan dari pusat. 

“Evaluasi nasional kita akan lihat minggu depan. Masih ada kemungkinan diperpanjang secara nasional. Kita bagian dari itu,” ujarnya.

Sementara itu, terkait angka kasus Covid-19 di Kota Pahlawan, politisi PDI Perjuangan ini menyatakan bahwa terjadi penurunan jumlah yang terbilang signifikan.

Lebih lanjut, jika dalam minggu kemarin tambahan bisa mencapai di atas 100, namun saat ini sudah di bawah 80. “Untuk angka kematian coba kita tekan terus, kemarin sudah menurun nanti coba kita semakin tekan,” sebut Whisnu.

Terpenting kata pria yang akrab disapa WS ini, pandemi memang bisa ditekan dengan cara meningkatkan kesadaran pada penerapan prokes.

“Ini yang perlu kita tekankan terus ke masyarakat. Jangan pernah lengah dan jangan pernah lelah untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Intinya di sana, sama antibodi yang harus kita kuatkan,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Novita Hardini Dapat Curhatan Nasib UMKM

NGAWI – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini bertemu dengan para pelaku UMKM dan digital ...
SEMENTARA ITU...

Peringati 99 Tahun Harlah, Warga Pencak Organisasi Lumajang Gelar Tabur Bunga di TMP

LUMAJANG – Memperingati lahirnya Pencak Organisasi (PO) yang ke-99 tahun, warga PO Kabupaten Lumajang menggelar ...
LEGISLATIF

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat, Tapi Harus Ikuti Mekanisme

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk menerima ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Percepat Konsolidasi Organisasi dan Pasang Target 12 Kursi di 2029

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kota Malang mempercepat konsolidasi organisasi dengan menuntaskan struktur kepengurusan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Ingatkan Ayah Tak Cukup Jadi Pencari Nafkah, Harus Hadir untuk Anak

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan para ayah agar tidak hanya menjalankan peran sebagai pencari ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah: Teknologi Harus Diolah Jadi Peluang, Bukan Sekadar Konsumsi

JOMBANG – Anggota DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mendorong masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, ...