Senin
29 Juni 2026 | 6 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Ingin Kasus Covid Melonjak Lagi Pasca Libur Bersama, Ini Imbauan Risma

pdip-jatim-risma-290920

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusifitas Kota Surabaya jelang libur bersama menyambut Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Selama ini kondisi Kota Surabaya relatif sangat aman dan saya juga berharap seluruh warga dapat menjaga kota ini. Karena semua akan berimplikasi kepada kondisi perekonomian kita,” kata Risma usai pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) di Balai Kota Surabaya, Kamis (17/12/2020).

Risma juga mengajak seluruh warga Kota Pahlawan agar libur Natal dan Tahun Baru ini tidak pergi ke luar kota untuk merayakannya. 

Dia tidak ingin kasus Covid-19 di Surabaya kembali meningkat seperti yang terjadi usai liburan sebelumnya. Dari hasil evaluasi, dia mengaku, bahwa kasus Covid-19 di Surabaya sempat meningkat meski angka kesembuhan lebih tinggi.

“Karena dari evaluasi kami, liburan bersama kemarin memang mempunyai dampak terhadap kenaikan angka terkonfirmasi positif Covid-19 ini,” ungkapnya.

Jika kondisi perekonomian di Surabaya tidak stabil karena kurangnya disiplin protokol kesehatan, tambah Risma, hal ini dapat berdampak pada seluruh sendi kehidupan.

“Bayangkan kalau kita tidak bisa keluar rumah, kita tidak bisa mencari nafkah, sementara anak-anak kita juga ingin sekolah. Untuk itu saya berharap warga Surabaya ikut jaga kota ini,” ujarnya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini mengungkapkan saat ini warga yang terpapar Covid-19 usianya merata, bahkan ada yang usia 5-7 tahun. Sementara untuk lansia, justru relatif kecil yang terpapar.

“Sekarang ini yang lansia justru kecil sekali yang kena, beda di awal-awal. Kemudian, data kita itu anak-anak muda rentang usia usia 17-29 tahun,” sebutnya.

Untuk itu, pihaknya bakal intensif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik melalui surat edaran maupun operasi protokol kesehatan bersama tiga pilar. Ia berharap, seluruh sektor dapat disiplin menegakkan protokol kesehatan di setiap lingkungannya.

“Kita ada swab hunter juga. Kita juga sudah ada protokol kesehatan untuk mal, hotel, pasar, itu sudah ada semua,” beber Risma.

Risma pun mengimbau pengelola tempat wisata, perkantoran, hotel, pemukiman hingga restoran untuk tidak menggelar perayaan malam tahun baru, seperti mengadakan pesta kembang api maupun hiburan.

“Saya berharap sekali lagi kepada seluruh pihak, saya mohon ayo kita disiplin. Kalau kita bisa memutus mata rantai ini, tahun depan kita bisa berkehidupan normal dan kembali seperti semula,” harapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Kenalkan Nilai Bung Karno Lewat Lomba Mewarnai Anak

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menggelar lomba mewarnai bertema Warna-Warni Api Semangat Bung Karno sebagai upaya ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Kediri Rayakan Bulan Bung Karno dengan Aksi Sosial dan Gotong Royong Bersama Rakyat

DPC PDI Perjuangan Kota Kediri memperingati Bulan Bung Karno melalui beragam kegiatan sosial, budaya, olahraga, dan ...
KRONIK

Berbekal Marhaenisme, Ibu Rumah Tangga Novita Hardini Konsisten di Jalan Politik

MAGETAN – Pemikiran Bung Karno menjadi pemantik sekaligus panduan bagi Novita Hardini menapak jalan politik. Dari ...
KABAR CABANG

REDTalks PAC Prajuritkulon Tuai Apresiasi, Dinilai Jadi Model Dialog Politik untuk Generasi Muda

MOJOKERTO – Pelaksanaan REDTalks menyambut Bulan Bung Karno yang digelar PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajuritkulon ...
KRONIK

Rumah Aspirasi STD Tutup Bulan Bung Karno dengan Aksi Nyata untuk Rakyat Bondowoso

Rumah Aspirasi Sonny T. Danaparamita Bondowoso menutup rangkaian Bulan Bung Karno 2026 dengan menyalurkan ratusan ...
HEADLINE

Rocky Gerung: Marhaen Adalah Kita, PDIP Magetan Hidupkan Kembali Marhaenisme untuk Gen Z

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan memilih membumikan pemikiran Bung Karno melalui ruang dialektika. ...