Selasa
16 Juni 2026 | 4 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Said: Sudah Saatnya Madura Punya Kawasan Industri Hasil Tembakau

pdip-jatim-said-abdullah-301120-2

SUMENEP – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI MH Said Abdullah mendorong terbentuknya Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Pulau Madura, Jawa Timur, sebagai bentuk proteksi bagi industri kecil menengah.

“Sudah waktunya di Madura ada KIHT. Ini akan membantu pabrikan rokok kecil agar bisa bertahan sekaligus terus mengembangkan usahanya,” kata Said Abdullah, saat di Sumenep, Senin (7/12/2020).

KIHT merupakan kawasan pemusatan kegiatan industri hasil tembakau yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung agar pelaku usaha bisa lebih mudah mengembangkan produksinya secara legal.

Keuntungan yang ditawarkan kepada para pelaku usaha, di antaranya kemudahan perizinan berusaha, kegiatan berusaha, dan penundaan pembayaran cukai.

Said yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini optimistis kehadiran KIHT akan menjadi katalisator pengembangan industri kecil hasil tembakau di Madura sekaligus memberikan jaminan keberlangsungan produktivitas.

“Ketika ada jaminan kemudahan dan selanjutnya keberlangsungan usaha dan produktivitasnya, efeknya akan membuat serapan tembakau di Madura akan tinggi,” terangnya.

Secara bersamaan pula, adanya jaminan serapan tembakau petani akan membuat harga komoditas tersebut akan tinggi dan stabil. Saat itulah KIHT akan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan selanjutnya perekonomian daerah akan berjalan dalam tren positif.

“Dana bagi hasil cukai hasil tembakau pun akan naik dan tentunya bisa menjadi modal bagi pemerintah daerah dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya,” sebutnya.

Dia juga akan meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI untuk terus melakukan pemihakan yang luar biasa terhadap pelaku industri kecil menengah atau pabrikan rokok kecil menengah, baik yang sudah di KIHT maupun di luar KIHT, agar mereka bisa berkembang dan maju.

Tiga kabupaten di Madura termasuk daerah penghasil tembakau di Jawa Timur. Sesuai data di Dinas Perkebunan Jawa timur, produksi tembakau di Sumenep pada 2019 sebanyak 8.494 ton, Pamekasan 20.880 ton, dan Sampang 3.274 ton. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bulan Bung Karno di Blitar, Budaya Jadi Jembatan Menanamkan Nilai Pancasila

Ribuan warga memadati Alun-Alun Kanigoro dalam peringatan Bulan Bung Karno yang menghadirkan wayang kulit, macapat, ...
LEGISLATIF

Respons Aksi Mahasiswa, Ketua DPRD Kota Malang Minta MBG Dievaluasi Menyeluruh

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong evaluasi menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis ...
HEADLINE

Hasto Kristiyanto Ungkap 3 Pesan Moral Gatotkaca: Berani Bela Kebenaran dan Keadilan

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkap tiga pesan moral dari tokoh pewayangan Gatotkaca dalam ...
KRONIK

Tahun Baru Hijriah, Bupati Ipuk Minta ASN Tebar Kepedulian dan Perkuat Kolaborasi Layani Masyarakat

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak seluruh ASN bergotong royong menyalurkan donasi untuk ...
KRONIK

Di Istana Gebang, Seniman-Budayawan Menitipkan Tawa dan Tangis Mereka

Renovasi Istana Gebang di Kota Blitar disambut antusias para pelaku seni dan budayawan. Bagi mereka, rumah masa ...
KRONIK

PDIP: Gelombang Aksi Mahasiswa Adalah Alarm Demokrasi yang Harus Didengar

Juru Bicara DPP PDI Perjuangan Aryo Seno Bagaskoro menilai gelombang aksi mahasiswa merupakan bagian dari dinamika ...