Selasa
20 Oktober 2026 | 3 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Tebus Ijazah Pelajar SMA/SMK yang Tertahan Akibat Tunggakan SPP

pdip-jatim-eri-cahyadi-211020

SURABAYA – Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membebaskan ijazah sejumlah pelajar SMA/SMK di Kota Pahlawan, yang ditahan akibat tunggakan biaya sumbangan biaya pendidikan (SPP).

Belasan siswa yang ijazahnya tertunggak memang minta tolong Eri Cahyadi. Siswa yang mayoritas datang dari sekolah swasta itu mengeluhkan ijazah yang tertahan karena belum bisa membayar SPP.

“Sejak saya di Bappeko (Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya), sudah menganggarkan jangan sampai ijazah SMA/SMK tertahan,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Rabu (21/10).

Menurut dia, pihaknya didampingi tim Saber Ijazah telah menyerahkan ijazah kepada sejumlah pelajar SMA/SMK, Selasa (20/10/2020) malam.

Tim Saber Ijazah selama ini melakukan pendampingan dan advokasi terhadap warga tidak mampu yang ijazah ditahan akibat tunggakan biaya SPP. Tim Saber Ijazah terdiri atas mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Bibit Unggul.

Eri mengatakan sejumlah warga yang ijazahnya ditahan kebanyakan di jenjang SMA/SMK sederajat. Karena biaya pendidikan jenjang tersebut tidak lagi gratis dan disubsidi seperti saat dikelola Pemkot Surabaya melalui Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (Bopda).

Saat ini, jelas dia, SMA/SMK se-Indonesia menurut regulasi terbaru memang bukan dalam pengelolaan masing-masing pemerintah kota/kabupaten.

Eri mengatakan saat dirinya menjadi Kepala Bappeko Surabaya terdapat lebih dari 5.000 beasiswa bagi pelajar Surabaya. “Kami akan terus tingkatkan ke depan,” ujar Eri.

Selain itu, pihaknya akan terus berkomitmen memenuhi hak pendidikan seluruh siswa di Surabaya. Menurutnya, wajib belajar 12 tahun sudah dijamin Pemkot Surabaya.

“Sudah diatur dalam Perda Nomor 16 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, termasuk jaminan bagi warga tidak mampu untuk dapat mengikuti wajib belajar,” jelasnya.

Untuk itu, Eri berkomitmen memberikan subsidi dan bantuan biaya pendidikan bagi warga Surabaya yang menempuh pendidikan jenjang SMA/SMK. Sehingga tidak ada lagi warga Kota Surabaya yang putus sekolah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Buleks Minta Pemkot Surabaya Tindak Tegas Provider Kabel Utilitas yang Melanggar

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengawasi dan ...
LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kedatangan KPU, Koordinasi Hal SIPOL

TUBAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban terus memperkuat konsolidasi dan tata kelola kelembagaan ...
KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...
KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...