Sabtu
25 Juli 2026 | 9 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pramono Desak KPU Permudah Hak Konstitusi Warga

Pramono Anung-warga Papua di Sby

Pramono Anung-warga Papua di SbySURABAYA – Anggota Tim Pemenangan Capres-cawapres Jokowi-JK, Pramono Anung mendesak KPU agar mempermudah masyarakat luar Jawa yang berada di Surabaya menggunakan hak konstitusinya. Permintaan itu disampaikan deklarasi dukungan masyarakat Papua, Maluku, dan Flores kepada pasangan Jokowi-JK, di Empire Palace, Rabu (2/7/2014) malam.

“Bagi teman-teman yang belum bisa mendapatkan kepastian hak pilihnya, kami Tim Pemenangan pusat akan mendesak KPU untuk memudahkan menggunakan hak politik, hak konstitusi rakyat Indonesia. Tidak mungkin anak-anakku ini harus balik dulu ke Papua untuk sekadar nyoblos, “ ujar Pramono di depan ribuan masyarakat Papua, Papua Barat, Flores, dan Maluku yang berada di Surabaya.

Hal ini dilontarkan Pramono Anung untuk menanggapi pengaduan perwakilan masyarakat luar Jawa yang kesulitan mengurus hak pilih di Surabaya. Pramono juga menegaskan, bahwa Tim Pemenangan Jokowi-JK akan segera menggelar konferensi pers untuk mendesak KPU agar memberikan kemudahan bagi setiap warga negara dalam menyalurkan aspirasi hak konstitusinya.

“Besok, saya dan teman-teman Tim Pemenangan di Jakarta akan menggelar jumpa pers terkait dengan hak konstitusi rakyat Indonesia ini,“ tegas Pramono disambut tepuk tangan dan yel-yel ‘hidup Jokowi-JK’.

Sebelum Pramono Anung memberikan orasi politik, relawan Jokowi-JK, Fransiskus Atok menyampaikan keluh kesahnya dalam mengurus kepastian masyarakat luar Jawa yang tinggal di Surabaya untuk menyalurkan hak pilihnya di Kota Surabaya.

“Awalnya, KPU minta kami untuk membuat surat permohonan kepada PPK di mana kami tinggal. Tapi oleh PPK surat permohonan itu ditolak dengan alasan bukan wewenangnya untuk menindaklanjuti permohonan itu,“ papar Frans.

Menurut Frans, bahwa dirinya sudah dua kali melakukan konsultasi kepada KPU Surabaya. Awalnya Frans mendapatkan penjelasan untuk membuat surat permohonan kepada PPK di mana mereka tinggal. Setelah membuat surat permohonan, ternyata PPK setempat tidak dapat menindaklanjuti surat permohonan tersebut.

Frans pun kembali ke KPU untuk mengonfirmasi hal tersebut, dan KPU menyatakan bahwa penjelasan itu kesalahan teknis dari staf KPU. KPU pun menjelaskan bahwa kedatangan Frans di KPU pada 30 Juni lalu sudah melewati batas pendaftaran on-line di KPU. Frans pun disarankan mengurus surat keterangan domisili dari kelurahan di mana dirinya tinggal atau meminta orang rumahnya di Papua untuk mengirim form A5.

“Atas nama prosedural, hak politik kami dikebiri. Secara lisan mungkin mudah kami diminta ngurus ini-itu. Tapi di lapangan sulitnya minta ampun,” tandas Frans. (sa/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

RedTalks 2026: Anak Muda Tuntut Substansi Ideologi, Bukan Sekadar Branding Politik

MALANG – Semangat kebangsaan bergelora di Malang Creative Center (MCC), Sabtu (25/7/2026). Forum RedTalks 2026 ...
SEMENTARA ITU...

Warga Sukorejo Bojonegoro Gelar Kirab Hasil Bumi untuk Peringati Haul Eyang Singonoyo

BOJONEGORO – Ribuan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memadati jalanan ...
KABAR CABANG

Komitmen Regenerasi, DPC Nganjuk Targetkan 40 Persen Kader Muda dan Perempuan di Kepengurusan Ranting

​NGANJUK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menggelar Musyawarah Ranting (Musran) ...
HEADLINE

Suko Widodo: PDI Perjuangan Harus Jadi Kompas Anak Muda Lewat Working Ideology

Pakar komunikasi politik Unair Suko Widodo meminta PDI Perjuangan menjadi kompas generasi muda melalui sekolah ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Penguatan Ekonomi Kelompok Tani Hutan Lewat Bantuan Alat Produksi

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erma Susanti mendorong penguatan ekonomi masyarakat di kawasan penyangga ...
KRONIK

Kegelisahan Anak Muda pada Politik, Rocky Gerung: Bukan Apatis, tapi Burnout Society

MALANG – Akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung, menilai kegelisahan generasi muda terhadap dinamika ...