Selasa
21 Juli 2026 | 9 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tim Baguna Magetan Latih Masyarakat Teknis Fumigasi Disinfektan

pdip-jatim-fumigasi-baguna-magetan1

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatiningsih mengungkapkan, di masa pandemi virus Corona saat ini, permintaan penyemprotan disinfektan di Kabupaten Magetan cukup tinggi.

Menurut Diana Sasa, sapaan akrabnya, tingginya permintaan fumigasi dikarenakan masyarakat merasa khawatir dengan wabah berskala global tersebut. Apalagi edukasi tentang penangkalan pencegahannhya juga minim.

Baca juga: Tangkal Covid-19, Baguna Magetan Blusukan Semprot Disinfektan

Karena itu, tambah Sasa, Tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Magetan memberikan pelatihan teknis singkat bagaimana melakukan fumigasi disinfektan. Mulai alat, bahan disinfektan yang bisa didapat mudah di warung, perlengkapan pengaman diri, hingga pasca penyemprotan.

“Setelah itu, diharapkan masyarakat bisa melakukannya secara mandiri,” kata Diana Sasa, di sela kegiatan penyemprotan disinfektan Tim Baguna Magetan, Senin (23/3/2020).

Hari ini, Baguna PDIP Magetan melanjutkan penyemprotan disinfektan di 18 masjid dan mushala. Titik-titik penyemprotan tersebar di Kecamatan Magetan, Plaosan, Ngariboyo, Panekan, dan Karas.

“Segera menyusul penyemprotan disinfektan di kecamatan Barat dan Kartoharjo yang dilakukan secara mandiri, dibantu kader pengurus Ranting, anggota Fraksi PDI Perjuangan, dan aparat pemerintahan setempat. Kami membantu cairan disinfektannya saja,” ujar wakil rakyat yang memback-up penuh aksi kemanusiaan Baguna Magetan ini.

Data Baguna Magetan pada 21-22 Maret, sudah dilakukan penyemprotan di seratus lebih titik keramaian. Yakni di 5 unit ATM centre, 20 angkutan Umum, 1 Mapolsek, 1 gereja, 42 masjid dan mushala, 3 kantor desa, 2 TPA/RA, 2 MI/SD, 1 klinik, 1 balai desa, dan 24 warung.

Di titik-titik tersebut, 10 anggota Baguna terbagi dalam dua tim tersebut melakukan penyemprotan disinfektan, membagi-bagikan telur ayam, sabun antiseptic dan jamu tradisional kepada masyarakat setempat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...