Selasa
18 Agustus 2026 | 3 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Ajak Petani Kembali Produksi Rempah-Rempah

pdip-jatim-jokowi-hkti1

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengajak para petani Indonesia untuk kembali memproduksi rempah-rempah sebagaimana pada masa lalu. Sebab, saat ini pasar dunia sangat membutuhkan.

“Belum yang namanya kembali ke masa lalu, rempah-rempah, kenapa ini kita lama enggak urus ini. Utamanya Maluku, Maluku Utara,” kata Jokowi saat meresmikan Pembukaan The 2nd Asian Agriculture & Food Forum di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Pada kesempatan itu, hadir ratusan anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang sekaligus akan melaksanakan Musyarawah Nasional.

Menurut Presiden, sudah saatnya bagi petani di Indonesia untuk menghidupkan lagi secara serius produksi rempah-rempah dalam jumlah besar.

“Rempah-rempah, pala, kayu manis, dan lain-lain. Ada juga yang namanya herbal, empon-empon. Hati-hati sekarang ini harganya naik sampai lima kali lipat, empat kali lipat,” ungkapnya.

Menurut Jokowi, selama ini sektor pertanian memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan ekonomi, baik dalam kontribusi ekspornya maupun kontribusi meningkatkan pendapatan masyarakat.

Di sisi lain sektor pertanian juga berkontribusi dalam penyediaan pangan, “functional food” yang sangat penting bagi sebuah bangsa.

“Karena dari panganlah dapat mendorong tingkat kesehatan yang lebih baik, sehingga mampu meningkatkan produktivitas bangsa dan negara,” jelas Jokowi.

Oleh sebab itu, dia menekankan bahwa pekerjaan yang berkaitan dengan pangan dan pertanian harus betul-betul diperhatikan dari hulu ke hilir.

“Tidak bisa kita hanya melihat hulunya atau hilirnya atau mengurus hulunya tidak mengurus hilirnya. Negara kita juga masih memiliki lahan yang sangat luas untuk membuka lahan baru bagi pertanian,” ujarnya.

Jokowi juga menyampaikan bahwa di sektor pertanian juga harus fokus memilih komoditas yang memiliki nilai tinggi dan ceruk pasar besar sehingga komoditasnya betul-betul dipilih dan jangan itu-itu saja.

”Sekarang ini misalnya, di daerah-daerah tertentu sebetulnya Minyak Atsiri tapi juga sampai penyulingannya, itu permintaannya banyak. Dari Perancis, nilam. Tapi memang enggak pernah kita kerjakan secara serius,” tuturnya.

Jokowi menyebutkan, ada juga buah-buah tropis dan hingga kini belum ada yang memiliki 10.000 hektare hanya ditanami buah tropis. Yang banyak adalah menanam sawit, karet sejak dahulu hingga sekarang.

”Nanti kalau pas harganya turun kayak sekarang karet turun, sakit bareng-bareng. Nanti, beberapa tahun yang lalu itu sawit juga harganya turun, sakit bareng-bareng,” kata Jokowi.

Buah tropis ini, menurut Presiden, sebetulnya negara-negara lain banyak yang berminat misalnya manggis bahkan pernah minta langsung kepadanya, namun barangnya tidak ada padahal permintaannya banyak.

Ada lagi, imbuh Jokowi, durian yang permintaan dari Tiongkok besar sekali, tapi Indonesia tidak bisa mensuplai dengan kualitas yang diinginkan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Gelar Doa Bersama dan Bagikan Pupuk Organik Gratis di Hari Kemerdekaan

BOJONEGORO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

Gelar Sarasehan Kebangsaan, DPC Tulungagung Perkuat Semangat Gotong Royong

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar sarasehan kebangsaan dalam ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar Perubahan APBD ...
SEMENTARA ITU...

Bacakan Proklamasi HUT ke-81 RI, Fery Ingatkan Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata untuk Rakyat

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengingatkan kembali momentum Proklamasi Kemerdekaan sebagai ...
KRONIK

Baguna PDIP Jatim Buka Posko Layanan Kemanusiaan di Muktamar ke-35 NU

PDI Perjuangan Jatim melalui Baguna membuka posko layanan kemanusiaan di Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, ...
KRONIK

Bukan Sekadar Seremonial, Bupati Lukman Tegaskan Kemerdekaan Harus Diisi Karya Nyata

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 ...