Selasa
18 Agustus 2026 | 5 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPP Belum Rapat untuk Putuskan Rekomendasi Pilkada Surabaya

pdip-jatim-bambang-pacul-republika

JAKARTA – Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Bambang Wuryanto mengatakan, PDI Perjuangan masih belum mengeluarkan putusan rekomendasi untuk Pemilihan Wali Kota Surabaya.

Anggota Komisi XI DPR RI itu memprediksi, rekomendasi PDI Perjuangan untuk pilkada bakal keluar pada akhir Maret 2020, untuk semua daerah yang menggelar pilkada.

“Surabaya belum putus, belum,” kata Bambang Wuryanto saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/3/2020).

Menurutnya, sudah ada nama yang mendaftar ke PDI Perjuangan, namun DPP belum menggelar rapat untuk memutuskan calon pengganti Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya yang sudah dua periode menjabat.

“Aspirasi daerah belum masuk. Bahwa daftar yang mendaftar sudah masuk ke kita,” ujar politisi yang akrab disapa Bambang Pacul ini.

Dia juga mengakui adanya sejumlah nama yang menjadi sorotan, di antaranya Mahfud Arifin. Mantan Kapolda Jawa Timur itu dia pastikan belum atau tidak mendaftar ke PDI Perjuangan.

“Jadi saya bisa bilang bahwa mantan Kapolda itu tidak daftar ke PDI Perjuangan. Tapi dia statement di beberapa wilayah, kepengen didukung PDI Perjuangan dan siap jadi PDI Perjuangan,” ungkapnya.

Sementara itu, sambil menunggu turunnya rekomendasi Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya dari DPP, DPC PDI Perjuangan Surabaya terus melakukan konsolidasi internal hingga ke tingkat anak ranting.

Sekretaris DPC PDIP Surabaya Baktiono mengatakan, pihaknya menyiapkan 8.000 kader untuk menjadi saksi mulai dari tingkat TPS, PPS, PPK hingga KPU untuk menyambut Pilkada Surabaya 2020.

“Kami selenggarakan pelatihan di DPC dan juga turun ke kecamatan, ke tingkat kelurahan sampai tingkat RW,” kata Baktiono, Selasa (10/3/2020).

Terkait baliho anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno yang muncul di Surabaya, Baktiono menjelaskan itu adalah hal yang biasa mengingat Puti adalah anggota DPR dari Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo).

“Itu kan masyarakat (yang memasang). Mau masang balihonya siapapun tidak masalah. Tidak perlu izin (DPC PDIP) juga,” ucap Anggota DPRD Kota Surabaya ini.

Dalam baliho Puti Guntur Soekarno tersebut, tambah Baktiono, juga tidak ada tulisan Calon Wali Kota Surabaya ataupun Calon Wakil Wali Kota Surabaya. Hal ini berbeda dengan tokoh lain yang jelas ingin maju dalam Pilkada Surabaya 2020. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

HUT ke-81 RI, Bupati Arifin Serahkan 17 Rumah Bedah Rumah: Merdeka dari Hunian Tak Layak

TRENGGALEK – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Trenggalek memiliki makna berbeda bagi 17 keluarga ...
KOLOM

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Oleh: Deni Wicaksono, Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur ADA bagian menarik dari pidato Presiden Prabowo ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Gelar Doa Bersama dan Bagikan Pupuk Organik Gratis di Hari Kemerdekaan

BOJONEGORO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

Gelar Sarasehan Kebangsaan, DPC Tulungagung Perkuat Semangat Gotong Royong

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar sarasehan kebangsaan dalam ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar Perubahan APBD ...
SEMENTARA ITU...

Bacakan Proklamasi HUT ke-81 RI, Fery Ingatkan Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata untuk Rakyat

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengingatkan kembali momentum Proklamasi Kemerdekaan sebagai ...