Rabu
19 Agustus 2026 | 1 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ada Permintaan Maaf dari Aceh, Ini Tanggapan Jokowi

pdip-jatim-jokowi-kenduri-kebangsaan

BIREUEN – Ada momen yang menarik saat gelaran Kenduri Kebangsaan di Bireun, Aceh, Sabtu (22/2/2020). Pidato pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah melontarkan ucapan maaf kepada Presiden Joko Widodo.

“Atas nama Rakyat Aceh kami mengungkapkan selamat datang kepada bapak dan rombongan dan mohon maaf ada kekhilafan kami di masa yang lalu,” kata Nova di Kompleks Sekolah Sukma Bangsa, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Kekhilafan yang dimaksud ternyata kekalahan Jokowi di Aceh dalam Pilpres 2014 dan 2019.

Pada Pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla kalah tipis dari Prabowo Subianto yang berduet dengan Hatta Rajasa. Prabowo-Hatta memperoleh 1.089.290 suara. Sedangkan Jokowi-JK 913.309 suara

Jokowi kalah telak dari Prabowo di Pilpres 2019. Jokowi yang berpasangan dengan Ma’ruf Amin hanya memperoleh 404.188 suara, sedangkan Prabowo-Sandiaga Uno unggul dengan 2.400.746 suara.

Kekalahan Jokowi ternyata tak mempengaruhi kepedulian pemerintah terhadap kemajuan Aceh. Ini dibuktikan dengan progres pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli, guna mempermudah akses warga menembus daerah lain di Aceh.

Nova berterima kasih Jokowi tetap memperhatikan kemajuan pembangunan di Tanah Rencong.

“Untuk menunjukkan betapa kuatnya semangat kami menjadi Aceh yang maju. Harapan kami pemerintah di bawah Joko Widodo untuk terus memberikan bantuannya sumbangsihnya. Sehingga semangat kami untuk membangun Aceh yang signifikan akan terus berkobar,” ujar Nova.

Jokowi memastikan hasil politik bukan jadi acuan dalam membangun sebuah daerah. Kekalahannya di Aceh bukan berarti menyurutkan perhatian Jokowi terhadap wilayah Serambi Mekah.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu sangat menghormati hak politik setiap warga. Jokowi tak mempermasalahkan soal minimnya dukungan warga Aceh di Pemilu 2014 dan 2019.

“Saya sangat menghargai hak-hak politik yang telah dikerjakan oleh seluruh masyarakat Aceh. Saya sangat menghargai, jangan salah pengertian, waduh jangan-jangan nanti kalau sudah jadi presiden enggak pernah ke Aceh lagi,” ucap Jokowi.

Jokowi berharap masyarakat maupun pejabat di Aceh kini memikirkan tentang penguatan pembangunan Aceh untuk di masa yang akan datang. Dia meyakini sumber daya manusia maupun alam di Aceh amat potensial untuk bisa maju.

“Pemilu sudah usai pilpres juga sudah usai, marilah sekarang konsentrasi kita ke arah pembangunan dan Aceh memiliki kekuatan memiliki potensi karena ini adalah daerah modal. Modal sumber daya alam, modal sumber daya manusia,” ungkap Jokowi.

“Ya, saya tahu, karena saya ’86, ’87, ’88 itu berada di Lhokseumawe, di Bener Meriah, di Aceh Tengah,” tambah dia.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengingat saat Asian Games 2018 lalu seluruh negara memberikan apresiasi tarian Ratoh Jaroe dari Aceh yang sangat dinamis dan menggambarkan budaya Aceh.

“Dinamis, toleran, keislaman, kemaritiman, itu adalah Kebudayaan Aceh yang semua orang sudah tahu,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, Hj. Ansari PDIP Tegaskan Pentingnya Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

PAMEKASAN – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai tidak boleh sebatas menjadi seremonial tahunan. ...
KRONIK

Pemain Soekarno Cup Salurkan Hasil Gotong Royong bagi Mahasiswa NTT di Surabaya

SURABAYA – Di tengah kekhawatiran mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Surabaya terhadap keluarga mereka ...
KABAR CABANG

Pesan Ahok untuk Kader PDIP Madiun: Dengarkan Jeritan Rakyat, Jangan Hanya Saat Butuh Dukungan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpesan kepada kader PDIP Kota Madiun agar tidak hanya hadir saat butuh dukungan ...
HEADLINE

Said Abdullah Dorong BI Segera Rumuskan Core Kebijakan Moneter yang Jelas

JAKARTA – Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menilai pengajuan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank ...
KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, DPC PDIP Kota Malang Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa NTT

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menyisipkan doa bersama dan penggalangan bantuan untuk korban gempa NTT saat upacara ...