Rabu
28 Oktober 2026 | 7 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tes CPNS, Sasa: Harusnya Ada Wawancara untuk Mengukur Komitmen Kebangsaan

pdip-jatim-sasa-sidak-tes-cpns1

SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatiningsih berpendapat, seharusnya ada tahapan wawancara terkait wawasan kebangsaan (wasbang), dalam pelaksanaan tes rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Mestinya ada tes wawancara mendalam yang ada penekanan tentang wawasan kebangsaan. Tidak sekedar tes tulis,” kata Diana Sasa, sapaan akrabnya, usai mengikuti sidak Komisi A di lokasi pelaksanaan tes rekrutmen CPNS di lingkungan Pemprov Jatim, di kampus UNESA Surabaya, Kamis (13/2/2020).

Menurut Sasa, tes wawasan kebangsaan merupakan bagian dari materi soal tes CPNS. Materi lainnya, tentang kemampuan dasar, dan tes intelegensi umum.

Melalui tes wawancara mendalam, jelas Sasa, akan bisa dilihat, seseorang itu kecenderungannya bagaimana. “Disitu akan bisa kita seleksi calon-calon yang memang loyal terhadap NKRI,” ujar Sasa.

Wakil rakyat berlatar pegiat literasi ini menyebut, instasi pemerintah banyak kebobolan PNS yang tidak lurus komitmennya terhadap NKRI.

“Bahwa kesetiaan PNS pada bentuk negara NKRI, dasar negara Pancasila, UUD 45, adalah hal yang tidak boleh dinegosiasikan,” tegasnya.

“Jangan sudah jadi PNS lalu ingin mengubah bentuk negara, bahkan mengatakan pemerintahan sekarang ini tidak sah, tapi mau makan gajinya,” lanjut anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Terkait ini, imbuh Sasa, pihaknya sudah pernah menyampaikan ke kementerian dan lembaga yang menangani PNS. Namun, ujarnya, ternyata dalam pelaksanaan tes CPNS kali ini belum diakomodir.

“Saya tidak tahu, apakah memang pemerintah kurang aware, atau masalah ini tidak perlu dikhawatirkan, atau hanya dengan tes tulis ini bisa diseleksi loyalitas terhadap NKRI,” ucapnya.

Sementara itu, sidak yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Jatim Istu Hari Subagio untuk memastikan pelaksanaan tes CPNS menggunakan system CAT (Computer Assisted Test) tersebut terhindar dari perbuatan yang tidak sesuai dengan standar. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Ipuk: Pemuda Harus Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di ...
LEGISLATIF

Darmadi Dukung Kenaikan Insentif Guru di Kabupaten Malang, Minta Data dan Anggaran Dipastikan

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mendukung rencana kenaikan insentif bagi guru PAUD, guru swasta, dan ...
KRONIK

Sosialisasi Bank Sampah, Mbak Nia Ajak Warga Biasakan Pilah Sampah di Rumah

SUMENEP – Ketua TP-PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak warga membiasakan pemilahan sampah dari rumah ...
EKSEKUTIF

Eri Apresiasi Anak Muda Surabaya yang Gerakkan Ekonomi dan Kepedulian Sosial

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi anak muda yang aktif menggerakkan kegiatan ekonomi dan ...
KRONIK

Cegah Karhutla, Erma DPRD Jatim Dorong Pelibatan Kelompok Tani Hutan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong pelibatan kelompok tani hutan ...
KRONIK

Sonny Soroti Potensi Ekonomi Mangrove, Masyarakat Pesisir Perlu Jadi Penerima Manfaat

BANYUWANGI – Rehabilitasi hutan mangrove dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan ...