Jumat
21 Agustus 2026 | 2 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rakernas I PDI Perjuangan, Momentum Pemantapan Ideologi Pancasila

pdip-jatim-djarot-diskusi-jelang-kongres

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan, partainya akan menjadikan agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sebagai momentum pemantapan ideologi Pancasila.

“Di dalam setiap perhelatan partai, bobot ideologinya itu sangat tinggi. Khusus Pancasila ya, baik di dalam materi yang disampaikan secara lisan dan tulisan kepada peserta Rakernas,” ujar Djarot di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Djarot mengatakan, pemantapan ideologi itu sekaligus mempertegas bahwa Indonesia kaya ragam budaya yang dapat diimplementasikan sesuai karakter masing-masing daerah.

Dia menyatakan, kader PDIP wajib mengimplementasikan ideologi, baik kader struktural, eksekutif, maupun legislatif.

Menurut dia, ideologi tersebut tak hanya untuk menerjemahkan atau memahami, melainkan juga diimplementasikan dalam pengambilan keputusan kebijakan.

“Misalnya menyusun APBD. Menyusun program kegiatan itu harus, makanya kemarin itu ada sekolah partai khusus paket pimpinan DPR RI, kemudian ada bimtek untuk seluruh anggota DPRD untuk mengaplikasikan nilai nilai pancasila. baik di level pemerintah pusat sampai pemerintahan desa,” kata dia.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, sebanyak 4.731 kader akan menghadiri Rakernas I dan sekaligus peringatan HUT ke-47 PDI-P pada 10 hingga12 Januari 2020 di Jakarta.

“Rakernas I tersebut akan diikuti 4,731 peserta yang mewakili tiga pilar partai yakni struktural, eksekutif dan legislatif partai. Peserta rakernas akan lebih banyak dibanding peserta kongres lalu,” ujar Hasto saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Rakernas itu akan mengangkat tema “Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional”. Adapun sub temanya adalah “Strategi Jalur Rempah dalam Lima Prioritas Industri Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari”.

Hasto mengatakan, Rakernas I menjadi momentum konsolidasi pertama pasca Kongres V pada Agustus 2019 lalu.

Dia memastikan peserta Rakernas I akan jauh lebih banyak dari yang hadir saat Kongres V PDIP pada Agustus lalu. Sehingga, kata dia, Rakernas I akan menjadi yang terbesar dalam sejarah pelaksanaan di partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

 

Hasto menuturkan dalam Rakernas I dan HUT ke-47 PDI Perjuangan, pihaknya akan melakukan konsolidasi aspek organisasi yang penting dan strategis.

“Ini menjadi momentum konsolidasi tiga pilar partai bersama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dan seluruh jajaran kementerian terkait kebijakan Indonesia Maju,” kata dia.

Hasto menambahkan, PDIP sebagai partai pemenang pemilu dua kali berturut-turut menyadari akan tanggung jawab terhadap masa depan. Maka salah satu agenda besarnya adalah merumuskan pokok-pokok haluan negara pada Rakernas I nanti.

“Kami melakukan itu mengedepankan riset dan inovasi nasional,” ujarnya.

Hasto menyatakan, Rakernas I akan diawali dengan mengangkat akar dan sejarah peradaban Nusantara melalui jalur rempah, kekayaan spiritualitas bangsa, flora dan fauna sebagai kekayaan hayati Nusantara.

Semua itu, lanjut Hasto, berperan penting di dalam membentuk peradaban Nusantara hingga obat-obatan khas Nusantara. “Semua dikaji dengan menempatkan riset dan inovasi sebagai hulu dalam merancang jalan kemakmuran bangsa,” ujarnya.

Dia mengatakan, PDIP menyadari bahwa pembahasan haluan begara bukan sekadar langkah politik. Namun, juga sebagai jalan kebudayaan yang berakar kuat dengan sejarah peradaban bangsa.

“Kami bukan untuk bernostalgia dengan masa lalu, tetapi visioner karena mencakup pandangan 25 tahun, 50 tahun, hingga 100 tahun, serta membumi pada kehendak rakyat Indonesia,” ucap Hasto.

“Kami kontemplasi ideologis. Kembali dengan ucapan Bung Karno bahwa Pancasila itu digalinya dari buminya Indonesia. Haluan negara yang diusung PDIP berakar kuat pada tradisi kebudayaan, dan visioner ke depan,” kata dia. Selain itu, lanjut Hasto, industri prioritas juga akan dibahas mencakup lima bidang. Yakni industri pangan, sandang, papan, bidang pendidikan dan kesehatan, bidang lapangan kerja, sosial dan jaminan sosial, bidang infrastruktur dan lingkungan hidup, serta bidang mental dan rohani (agama, kepercayaan dan kebudayaan).

Di luar itu, peserta Rakernas I akan membahas pemantapan menghadapi pilkada serentak. Prinsip utamanya adalah PDI-P menempatkan proses penguatan kelembagaan dalam menyiapkan calon pimpinan yang menjalankan visi misi partai.

“PDI Perjuangan telah dipercaya rakyat menang pemilu dua kali berturut-turut, karena itu kami akan menyiapkan calon pemimpin untuk masa depan Indonesia,” ujar Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...