Jumat
21 Agustus 2026 | 3 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terlalu Gemuk, Sekjen PDIP Minta Erick Thohir Restrukturisasi BUMN

pdip-jatim-hasto-doorstopp

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto minta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan restrukturisasi.

Hasto menyebut, BUMN seringkali terlalu “gemuk” dengan anak perusahaan. Anak perusahaan tersebut juga seringkali tidak terkait dengan inti bisnis perusahaan BUMN.

“BUMN seringkali terlalu gemuk dengan anak perusahaan, cucu perusahaan tidak terkait dengan bisnis usaha itu,” kata Hasto di Jakarta, Minggu (8/12/2019).

Dia menilai, inti atau core bisnis yang digeluti perusahaan BUMN harus dikembangkan. Hasto berharap, Erick Thohir melakukan konsolidasi untuk mengatasi gemuknya BUMN tersebut.

Baca: Jokowi: Sikap Tegas Menteri BUMN Itu Pesan Untuk Semua

“Di luar itu yang tidak terkait dengan bisnisnya, sebenarnya juga bisa dilakukan proses konsolidasi BUMN harus dilihat secara menyeluruh agar BUMN fokus dalam ruang lingkup bisnis yang dimasukinya, tangguh dalam bisnis yang dimasukinya itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Erick Thohir menegaskan akan memperbaiki lini bisnis perusahaan-perusahaan pelat merah. Hal tersebut dilakukan agar perusahaan BUMN berfokus pada core bisnisnya masing-masing.

Baca juga: Sekjen PDI Perjuangan: Erick Punya Banyak PR untuk Benahi BUMN

Erick sempat bingung mengetahui banyaknya perusahaan BUMN yang memiliki bisnis hotel. Padahal, inti bisnisnya bukanlah di bidang perhotelan.

“Semua BUMN nih punya bisnis hotel. Nah, ini kenapa kita harus konsolidasi semua sesuai dengan core bisnisnya,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/12/2019).

10 Perusahaan BUMN yang memiliki hotel yaitu PT Pertamina, PT Pegadaian, PT PANN Multi Finance, PT Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura Airport, PT Adhi Karya, PT Krakatau Steel, PT Waskita Karya, PT Pembangunan Perumahan, dan PT KAI.

Hasto juga mengingatkan para direktur BUMN untuk tidak menyalahgunakan wewenangnya dengan berperilaku hidup mewah-mewahan. “Berbagai perilaku yang tidak sejalan dengan membangun korporasi yang sehat tersebut, seharusnya tidak boleh dilakukan,” ungkap Hasto.

Menurut dia, BUMN merupakan alat negara untuk mencapai tujuan bernegara dalam berbagai aspek. Apalagi, BUMN bergerak di industri yang bernilai strategis bagi kehidupan orang banyak.

Maka dari itu, Hasto mengingatkan supaya para petinggi BUMN mengedepankan azas profesionalitas dalam menjalankan tugasnya.

“Di dalam pelaksanaan, manajemen korporasinya harus mengkedepankan aspek profesionalitas untuk mencapai kinerja, baik dalam perspektif keuangan, internal growth, kemudian perhatian terhadap customer,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...