Jumat
21 Agustus 2026 | 5 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lewat “Teropong Jiwa”, Banyuwangi Sabet Penghargaan Top 25 Kovablik se-Jatim

pdip-jatim-anas-khofifah-teropong-jiwa

SURABAYA – Kabupaten Banyuwangi punya cara tersendiri untuk menangani warganya yang menderita gangguan jiwa, agar mereka bisa kembali diterima di tengah masyarakat. Salah satunya dengan mengajak orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membuat produk kerajinan tangan.

Kepada wartawan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, kerajinan tangan ini tak hanya berfungsi sebagai terapi, agar mereka tidak kambuh. “Juga untuk melatih mereka lebih fokus dan bisa mengendalikan emosi,” kata Anas, kemarin.

Anas menyebut program itu dengan nama Terapi Okupasi dan Pemberdayaan Orang dengan Gangguan Jiwa (Teropong Jiwa). Teropong Jiwa adalah program pemberian terapi kerja bagi ODGJ.

Pasien ODGJ yang sudah stabil setelah menjalani serangkaian pengobatan akan dilatih berbagai keterampilan kerajinan tangan untuk memulihkan emosinya.

Menurut Anas, Teropong Jiwa digagas dan dilaksanakan di Puskesmas Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi sejak 2017 lalu.

Saat ini, ada 27 ODGJ yang dilatih di tempat tersebut. Mereka diajari membuat aneka kerajinan tangan seperti miniatur kapal layar, lampu, gantungan kunci, tas belanja, dan aneka anyaman.

“Hasilnya cukup menggembirakan. Rata-rata, emosi mereka semakin stabil dan kooperatif,” jelas Anas.

Bagi ODGJ yang sudah cukup mampu, pihaknya mencarikan keluarga asuh bagi yang tidak memiliki keluarga. Kemudian, dikenalkan dengan pengusaha yang ingin memanfaatkan jasa dan keterampilan mereka.

Teropong Jiwa masuk dalam top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) se-Jawa Timur 2019, untuk kategori kesehatan. Penghargaan Kovabik diserahkan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, kepada Bupati Anas pada Selasa (3/12/2019).

Selain Banyuwangi, sejumlah kabupaten dan kota juga menerima penghargaan yang sama, antara lain Agen Lingkungan Jaman Now SMPN 7 Situbondo, Among Tani Dinas Pertanian Kota Batu, Gadis Ayu Dispendukcapil Lumajang, Gema Saji Dinkes Bondowoso, dan Grebek Dahak TB UPTD Puskesmas Ngasem Kabupaten Kediri.

Selain itu, Kursi Biru Puskesmas Tanjungsari Dinkes Kota Surabaya, dan Siput Keliling DPM dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sumenep. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...