Selasa
11 Agustus 2026 | 12 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Tutup Tahun, DPRD Surabaya Minta Kontraktor Kebut Pekerjaan

pdip-jatim-baktiono-dewan-surabaya

SURABAYA – Komisi C DPRD Surabaya terus memantau proses pembangunan yang dikerjakan Pemkot Surabaya. Pasalnya, saat ini sudah mendekati akhir tahun 2019.

Komisi bidang pembangunan ini  mengancam bakal memanggil kontraktor jika pekerjaan proyek lambat. “Kami minta yang belum selesai segera dikebut. Sebab waktu tinggal tersisa satu bulan lagi,” kata Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono , Minggu (1/12/2019).

Dia menyarankan para kontraktor untuk menambah intensitas pekerjaan. Kalau perlu pekerjaan digarap 24 jam penuh. Atau bisa juga menambah jumlah pekerja.

“Yang mengerjakan itu kan kontraktor, maka disarankan agar dapat dikerjakan dengan cepat dengan baik dalam waktu 24 jam dengan seizin warga. Dan saya yakin warga akan mengizinkan soal itu,” katanya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini mengancam bakal memanggil kontraktor yang kerjanya lelet.

“Kita sidak nanti. Kalau lelet kita panggil di awal Desember. Kita tanyakan kendalanya apa, agar segera dituntaskan dalam waktu yang cepat,” tegasnya.

Hal ini dia sampaikan, setelah sebelumnya banyak warga Kota Surabaya mengeluhkan sejumlah fasilitas umum (fasum) yang dibangun asal-asalan sehingga malah mengganggu pengguna jalan dan merusak keindahan. Fasum tersebut di antaranya keramik di atas trotoar dan proyek box culvert.

Keramik yang berada di trotoar di Jalan Diponegoro Surabaya misalnya, kondisinya banyak yang lepas bahkan ada yang pecah. Menurutnya, hal ini tentu sangat mengganggu pejalan kaki.

Demikian juga proyek box culvert di kawasan Jalan Sidotopo Surabaya yang mangkrak tanpa aktivitas pekerja.

Terkait permasalahan keramik trotoar masih banyak yang rusak, sebut Baktiono, karena bahan yang dipakai menggunakan bahan dasar keramik yang rentan retak dan gampang rusak.

“Kami sarankan agar Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Pemerintah Kota Surabaya bukan lagi memakai bahan keramik, tetapi menggunakan bahan granit yang bisa bertahan lama, dan akan dianggarkan tahun 2020 nanti,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Bidik Talenta Muda Menuju Timnas dan Level Internasional

Soekarno Cup 2026 menjadi panggung talenta muda dari 16 provinsi yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pemain ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Dibuka, Komarudin: Dari Kota Kelahiran Bung Karno Kita Nyalakan Semangat Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, menegaskan pemilihan Surabaya sebagai tuan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Kontribusi Kendaraan Listrik Disesuaikan dengan Beban terhadap Jalan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemprov Jatim menyusun kebijakan fiskal kendaraan listrik yang ...