Sabtu
22 Agustus 2026 | 11 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prabowo Masuk Kabinet, Sekjen PDIP: Kami Hormati Hak Prerogatif Presiden

pdip-jatim-hasto-syukuran-jokowi-maruf

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto menghormati sikap Presiden Joko Widodo yang minta Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ikut membantu dalam kabinet kerja jilid 2. 

“Itu merupakan hak prerogatif presiden dan kami hormati karena presidenlah yang mengambil keputusan dan kemudian menentukan pergerakan kemajuan Indonesia ke depan,” ujar Hasto di acara syukuran pelantikan Jokowi-Ma’ruf di bilangan Cikini, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Saat ditanya apakah sikap presiden akan mengganggu koalisi pengusung Jokowi-Ma’ruf, Hasto menegaskan, para ketua umum parpol koalisi menghormati hak prerogatif presiden. Para ketum, kata dia, juga memahami pertimbangan-pertimbangan yang diambil Jokowi.

“Para ketum parpol juga memahami pertimbangan yang diambil presiden ketika memutuskan memperluas koalisi karena semangat gotong-royong,” ucap Hasto. 

Dia juga menyampaikan, jika ada partai yang ingin keluar koalisi pengusung Jokowi-Ma’ruf, pihaknya mempersilakan hal itu karena memang pemerintah ke depan membutuhkan pihak oposisi.

Terpisah, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan, jika Prabowo benar-benar menjadi Menteri menteri,diharapan bisa memberikan solusi terbaik atas persoalan-persoalan bangsa.

“Semoga kalau memang beliau kemudian betul dilantik sebagai Menteri Pertahanan, ya harusnya nanti bisa memberikan solusi yang lebih baik bagi bangsa dan negara,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Partainya tidak masalah dengan kehadiran Prabowo di koalisi pemerintahan. Hal itu, kata dia, merupakan hak prerogatif Presiden.

Jokowi pun diyakini sudah punya pertimbangan-pertimbangan sendiri. “Saya kan enggak bisa mendahului,” ujar Ketua DPR RI ini.

Dia menambahkan, kriteria calon menteri Jokowi haruslah yang memiliki kapasitas dan kapabilitas. Sebab, mereka yang masuk ke kabinet harus mampu bekerja sama dengan birokrasi, DPR, dan punya kebijakan-kebijakan politik yang tidak rutin, normatif.

Menurut Puan, kebijakan yang dibuat harus ada yang juga berpihak pada pemerintah. “Hanya kemudian harus dibuktikan dalam kinerja nantinya kalau kemudian sudah dilantik,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kecam Kasus Asusila di Pamekasan, Hj. Ansari PDIP Desak Korban Dikawal hingga Pulih

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual ...
KRONIK

Mbah No, Pemulung 73 Tahun yang Berdiri Tegak di Tengah Rongsokan Saat Merah Putih Diturunkan

BANYUWANGI – Karung berisi rongsokan masih berada di samping tubuhnya. Pakaian yang dikenakannya juga jauh dari ...
MILANGKORI

Meteri Bumi di Kedungdowo, Ketika Trenggalek Menyapa Alam Menjelang Usia 832 Tahun

TRENGGALEK – Pagi di sumber air Kedungdowo, Dusun Bendogolor, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek, Jumat ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Pastikan Penutupan Soekarno Cup 2026 di GBT Tetap Meriah

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan penutupan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), ...
OLAHRAGA

Manajer Banteng Jatim Minta VAR Dioptimalkan, Evaluasi Tanpa Persoalkan Hasil

SURABAYA – Manajer Banteng Jatim FC Didik Prasetiyono meminta penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Soekarno ...
OLAHRAGA

Gol 23 Detik Bawa Banteng Bali ke Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Gol cepat I Putu Kenzie Radhitya membawa Bali mengalahkan Banteng Jatim dengan kemenangan tipis 1-0 pada ...