Minggu
01 November 2026 | 7 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buku Ini Ungkap Jurus-jurus Anas Sukses Bangun Banyuwangi

pdip-jatim-tari-gandrung-banyuwangi

SURABAYA – Bupati Abdullah Azwar Anas meluncurkan buku berjudul ”Anti-Mainstream Marketing: 20 Jurus Mengubah Banyuwangi” di Gramedia Expo, Surabaya, Senin (14/10/2019).

Buku yang diterbitkan Gramedia tersebut memaparkan 20 prinsip kreatif mengembangkan Banyuwangi dengan pendekatan-pendekatan tak lazim.

“Jadi ya ini upaya mendokumentasikan semua ikhtiar kami di Banyuwangi, jatuh-bangunnya membangun daerah. Di dalamnya ada 20 jurus yang kami petakan dari sisi strategi, inovasi, dan leadership,” ujar Anas.

Menurutnya, sejumlah pendekatan anti-mainstream yang dikerjakan di Banyuwangi. Di antaranya, setiap dinas adalah Dinas Pariwisata, Dari Kota Santet Menuju Kota Internet, Semakin Terbawah Semakin Prioritas Teratas, Semakin Misteri Semakin Diminati, Semakin Tersembunyi Semakin Dicari, hingga Rumah Sakit Bukan Tempat Orang Sakit.

“Banyak orang bertanya tentang pendekatan-pendekatan anti-mainstream. Lho kok di Banyuwangi setiap dinas adalah dinas pariwisata? Masak enggak ada dinas perindustrian, dinas pertanian, dan sebagainya? Nah di buku ini dijelaskan beserta contoh praktisnya,” bebernya.

Dia menambahkan, setiap dinas adalah dinas pariwisata yang merupakan wujud dari tourism centered economy, ekonomi yang bersumbu pada pariwisata.

Anas mencontohkan, sektor perindustrian bergerak ke pariwisata dengan mendorong pengembangan Museum Kereta Api oleh PT INKA saat BUMN tersebut dalam proses membangun pabrik kereta terbesar se-ASEAN di Banyuwangi.

“Maka ketika Danone pun ingin mengembangkan industri air minum dalam kemasan di Banyuwangi, kami juga meminta ada Museum dan Pusat Edukasi Air. Jadi industri sekaligus pariwisata,” imbuhnya.

Anas mencontohkan jurus kreatif lainnya, seperti ”semakin misteri semakin diminati” pada Taman Nasional Alas Purwo.

Selain dikenal sebagai taman nasional yang telah ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia. Alas Purwo juga kaya akan kearifan lokal nilai-nilai leluhur.

”Berkat sejumlah kemasan, tingkat kunjungan ke Alas Purwo melonjak pesat, bahkan 2018 lalu dikunjungi lebih dari 211.000 orang,” ujar Anas.

Di buku tersebut, sambung Anas, juga dipaparkan model pemasaran Banyuwangi. ”Di Banyuwangi, kami bikin semacam model, dengan fokus pasar ke enam segmen, yaitu wisatawan, tour and travel, resident, investor, eksportir, dan industri manufaktur,” tutur dia.

Dia menyebut pentingnya resident alias orang-orang tertentu yang diajak untuk tinggal di sebuah daerah.

”Kita ajak influencer untuk tinggal di Banyuwangi. Misalnya, kami lagi siapkan Kampung Arsitek di mana lima arsitek paling top di Indonesia akan tinggal dan berkarya di Banyuwangi,” katanya.

Beberapa musisi, sebut Anas, juga berminat tinggal di Banyuwangi. “Nah dengan tinggal di Banyuwangi, beliau-beliau bergerak memberi manfaat, melakukan transformasi,” jelas Anas.

Dia juga menekankan proses transformasi berdasarkan pendekatan ”dari kota santet menuju kota internet”.

Banyuwangi yang dulu dikenal dengan citra klenik, kini menuju daerah dengan pelayanan publik berbasis digital. Sebanyak 189 desa sudah teraliri fiber optic untuk menunjang pelayanan publik.

Di banyak desa juga sudah dikembangkan self service di mana warga kampung saat mengurus dokumen tidak perlu bertemu petugas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...