Minggu
23 Agustus 2026 | 10 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Trenggalek Berkinerja Terbaik Pencegahan Stunting

pdip-jatim-cak-ipin-sonjo-pendopo
Gus Ipin (kanan)

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek meraih predikat kinerja terbaik dari Pemprov Jatim dalam hal pengendalian stunting atau kekerdilan akibat gizi buruk.

Kabar baik itu sempat dikemukakan Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin saat menggelar rutinan “coffee morning” di Pendopo Trenggalek, kemarin.

“Ini prestasi yang tak akan bisa diraih tanpa kinerja tim, seluruh jajaran dinas/lembaga dalam upaya bersama menangani permasalahan stunting,” kata Nur Arifin di Trenggalek.

Menurut dia, pengendalian permasalahan stunting menjadi salah fokus serius pihaknya. “Masalah tumbuh kembang anak tidak bisa dianggap remeh untuk mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Gus Ipin ini berharap prestasi dalam hal kinerja yang baik tersebut dapat dipertahankan. Dia bahkan berharap capaian kinerja dapat ditingkatkan sehingga prevalensi stunting di Trenggalek bisa semakin rendah.

“Memang kami mencanangkan tindakan konvergensi, sejak saya menandatangani aksi bersama yang kami teruskan ke desa-desa. Kemudian desa-desa diberikan suntikan dana sebesar sekitar Rp25 juta, khususnya desa yang menjadi lokus stunting,” jelas dia.

Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini menambahkan, dari 10 kasus awal yang menjadi lokus terparah, punya prevalensi stunting lebih dari 20 persen. “Sekarang dari 10 kasus, lima di antaranya sudah lepas,” imbuh bapak tiga anak ini.

Saat ini, sebutnya, sudah ada penurunan 50 persen, dari semua desa yang ditargetkan pertama. “Tetapi target desanya akan kita perluas, kita akan sasar ke 25 desa lagi, jadi gerakannya terus,” katanya.

Selain itu, dana yang digelontor juga digunakan untuk melatih para penyuluh, menghidupkan posyandu lebih aktif lagi, lebih masif melakukan komunikasi lewat buku panduan yang sudah ditandatangani Gus Ipin.

“Sekarang semua penggerak di desa mulai bergerak untuk bersama sama mengurangi stunting ini. Dulu ada desa yang prevelensi stuntingnya 40 persen kini sudah turun di bawah 20 persen,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek sekarang tengah menyasar desa yang di atas 20 persen. Itu beberapa langkah konvergensi yang dilakukan untuk mengurangi angka stunting. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Merdeka Coffee Trail Run Sedot 700 Peserta, Erma Dorong Wisata dan Kopi Blitar Timur Naik Kelas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Erma Susanti memadukan olahraga, wisata, dan kopi lokal ...
HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Reses, Bambang Sutriyono Serap Aspirasi Warga Hal Pendidikan hingga Pertanian

BOJONEGORO — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Sutriyono, menggelar reses ...
KRONIK

Ketua DPD PDIP Jatim Pastikan Program Kerakyatan Tepat Sasaran dan Merata

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah ingin memastikan setiap program kerakyatan yang ...
KRONIK

Momen Hangat Megawati dan Tiga Penari Remo Cilik di Surabaya: Jangan Menyerah Menari

SURABAYA — Suasana rapat konsolidasi PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya, Minggu (24/8/2026) seketika mencair ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Lantik 1.108 Pengurus Ranting dan Anak Ranting di Dapil III dan IV

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro resmi melantik 1.108 pengurus Ranting ...