Jumat
23 Oktober 2026 | 6 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seperti Soekarno, JK Optimistis dengan Peran Pemuda

JK seragam Ansor

JK seragam AnsorSURABAYA – Pada 1945, perjuangan bangsa ini adalah kemerdekaan. 20 Tahun kemudian, pada 1965, tantangan kita adalah menegakkan agama kita dari serangan komunisme. Dan kita telah menangkan itu dengan perjuangan bersama.

Pada tahun berikutnya, perjuangan kita adalah menegakkan demokrasi. Dan sekarang perjuangan kita adalah mendengarkan suara rakyat, kemudian melaksanakannya menuju kesejahteraan bangsa yang lebih baik, kemakmuran bangsa yang lebih baik, dan tentunya meningkatkan ketakwaaan dan keimanan yang lebih baik.

Penggalan kalimat di atas diucapkan Cawapres H. M. Jusuf Kalla di hadapan ribuan anggota Ansor dan Banser pada acara deklrasi Gerakan Indonesia Mengaji di GOR Pantjasila, Rabu (18/6/2014) malam. Jusuf Kalla hadir sebagai musytasar PBNU. Sebagai Mustasyar PBNU, kehadiran Kalla –begitu panggilan akrabnya- dalam acara deklarasi Gerakan Indonesia Mengaji ini tak ubahnya dukungan penuh seorang Bapak kepada anaknya.

“Para anggota setia untuk membela kepentingan masyarakat yang pada malam ini mendeklarasikan Gerakan Indonesia Mengaji. Ini suatu hal yang tentu penting untuk kita semuanya. Karena kehidupan ini mementingkan ahlak, keimanan. Di samping kita memajukan kehidupan dunia secara berbarengan,” papar Kalla disambut teriakan “Hidup Jokowi-JK!. Kita akan perjuangkan kemenangan Jokowi JK!”.

Kalla menuturkan, bahwa pertemuan pemuda semacam deklarasi Gerakan Indonesia Mengaji, akan selalu memberikan harapan yang lebih untuk masa mendatang. Spirit ini selaras dengan ungkapan Bung Karno: beri aku sepuluh pemuda, maka akan aku rubah dunia.

“Dengan pemuda kita akan menjawab tantangan ekonomi dengan kerja keras dan penuh pengetahuan. Lalu tantangan berikutnya dengan menegakkan kewibawaan negera ini dengan menegakkan hukum,” tandas Kalla

Tidak hanya persoalan ekonomi dan hukum yang menjadi topik Kalla dalam sambutannya. Akan tetapi Ketua Dewan Masjid Indonesia ini juga menyinggung pentingnya pendidikan yang baik, cara beragama yang baik yang ditandai dengan keselarasan dan tindak tutur yang baik.

Sementara, Kiai Haji Muhyidin Abdusshomad, Wakil Syuriah PW NU Jatim yang didaulat untuk menutup acara deklarasi menyerukan kepada seluruh anggota Ansor dan Banser yang hadir untuk tetap berada pada jalur hidup perjuangan.

“Di samping itu akidah yang benar. Akidah yang benar diperjuangkan. Hari-hari ini, saatnya kita bangkit dan bersemangat, dengan penuh keikhlasan untuk memperjuangkan kader dan tokoh Nahdlatul Ulama. Bagaimana tanggal 9 Juli meraih keberhasilan demi kejayaan Nahdlatul Ulama,” ujar KH Muhyidin.

Dia juga mengingatkan, bahwa kader Ansor dan Banser selama ini dikenal sebagai barisan yang berjuang dengan keikhlasan. Karena itu, pada pemilu tanggal 9 Juli ini, sikap keikhlasan diharapkan tidak berubah. Tida bergeser untuk memperjuangkan dan memenangkan kader dan tokoh NU, yaitu H. M. Jusuf Kalla.

“Akidah adalah harga mati bagi Ansor dan Banser. Karena itu, harapan saya kader-kader Ansor dan Banser ayo bangkit. Ayo bersemangat. Dengan ridho dan pertolongan Allah, kita akan meraih kemenangan. Al-Fatihah ,“ ucap Kiai Muhyidin Abdusshomad. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...