Kamis
08 Oktober 2026 | 1 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Percepat Bangun Jalan Rusak, Pemkab Nganjuk Lakukan Ini

pdip-jatim-marhaen-soal-jalan-rusak

NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah mencanangkan tahun 2021 Nganjuk bebas jalan berlubang. Untuk itu, pemerintah kabupten terus melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat, khususnya dengan kementerian terkait pembangunan jalan.

Selama ini, setidaknya ada 42 ruas jalan mengalami kerusakan dan berlubang-lubang. Kondisi ini diperparah adanya proyek pembuatan jalan tol trans Jawa yang juga melewati wilayah Kabupaten Nganjuk.

Oleh karena kondisi ini merugikan masyarakat dan menghambat laju perekonomian, Pemkab Nganjuk tak tinggal diam. Di bawah kepala daerah dari PDI Perjuangan pasangan Novi dan Marhaen, sejak beberapa minggu ini Pemkab Nganjuk melakukan perbaikan jalan.

Sebagian perbaikan jalan sudah rampung, yang di antaranya menggunakan anggaran dari CSR rekanan proyek Tol Trans Jawa. Masyarakat pun telah mulai ikut merasakan dampaknya perbaikan jalan rusak tersebut.

Namun, untuk mewujudkan visi dan misi Nganjuk Nyawiji, Pemkab Ngajuk terus mencari alternatif guna menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang masih belum selesai.

Seperti dilakukan Wabup Marhaen Djumadi, pada Kamis (4/7/2019) yang akan menemui Dirjen Bina Marga atau Direktur Jalan Bebas Hambatan serta Dirjen Pengembangan Jaringan Jalan.

Wabup yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan JawaTimur ini pun menghadap Sekjen Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperjuangkan pembenahan jalan rusak di Kabupaten Nganjuk.

“Mohon doa restunya ya, Semoga pertemuan ini menjadi barokah, dan jalan – jalan di Kabupaten Nganjuk segera mulus,” kata Marhaen kepada reporter Infokom PDIP Jatim wilayah Nganjuk, Jumat.

Pihaknya menyadari, bahwa perbaikan jalan di Nganjuk tidak bisa hanya ditopang dengan APBD Nganjuk saja. Menurutnya, perlu jurus – jurus alternatif agar seluruh jalan rusak di Kabupaten Nganjuk bisa diperbaiki.

“Salahsatu wujud percepatan pembangunan jalan yang rusak, mengunakan DID, Dana Insentif Daerah, yang bernilai Rp 31 miliar, yang saat ini sudah proses lelang,” jelas pria kelahiran Nganjuk ini.

Selain itu, sambung Marhaen, ada dana reward sebesar Rp 20 miliar hasil kompetisi Program dari PUPR. “Penyelesaian 39 titik jalan rusak dampak tol yang sudah dikerjakan 12 ruas. Serta pemanfaatan rest area jalan tol untuk kesejahteraan warga Nganjuk,” pungkasnya. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...