Rabu
24 Juni 2026 | 1 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Percepat Bangun Jalan Rusak, Pemkab Nganjuk Lakukan Ini

pdip-jatim-marhaen-soal-jalan-rusak

NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah mencanangkan tahun 2021 Nganjuk bebas jalan berlubang. Untuk itu, pemerintah kabupten terus melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat, khususnya dengan kementerian terkait pembangunan jalan.

Selama ini, setidaknya ada 42 ruas jalan mengalami kerusakan dan berlubang-lubang. Kondisi ini diperparah adanya proyek pembuatan jalan tol trans Jawa yang juga melewati wilayah Kabupaten Nganjuk.

Oleh karena kondisi ini merugikan masyarakat dan menghambat laju perekonomian, Pemkab Nganjuk tak tinggal diam. Di bawah kepala daerah dari PDI Perjuangan pasangan Novi dan Marhaen, sejak beberapa minggu ini Pemkab Nganjuk melakukan perbaikan jalan.

Sebagian perbaikan jalan sudah rampung, yang di antaranya menggunakan anggaran dari CSR rekanan proyek Tol Trans Jawa. Masyarakat pun telah mulai ikut merasakan dampaknya perbaikan jalan rusak tersebut.

Namun, untuk mewujudkan visi dan misi Nganjuk Nyawiji, Pemkab Ngajuk terus mencari alternatif guna menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang masih belum selesai.

Seperti dilakukan Wabup Marhaen Djumadi, pada Kamis (4/7/2019) yang akan menemui Dirjen Bina Marga atau Direktur Jalan Bebas Hambatan serta Dirjen Pengembangan Jaringan Jalan.

Wabup yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan JawaTimur ini pun menghadap Sekjen Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperjuangkan pembenahan jalan rusak di Kabupaten Nganjuk.

“Mohon doa restunya ya, Semoga pertemuan ini menjadi barokah, dan jalan – jalan di Kabupaten Nganjuk segera mulus,” kata Marhaen kepada reporter Infokom PDIP Jatim wilayah Nganjuk, Jumat.

Pihaknya menyadari, bahwa perbaikan jalan di Nganjuk tidak bisa hanya ditopang dengan APBD Nganjuk saja. Menurutnya, perlu jurus – jurus alternatif agar seluruh jalan rusak di Kabupaten Nganjuk bisa diperbaiki.

“Salahsatu wujud percepatan pembangunan jalan yang rusak, mengunakan DID, Dana Insentif Daerah, yang bernilai Rp 31 miliar, yang saat ini sudah proses lelang,” jelas pria kelahiran Nganjuk ini.

Selain itu, sambung Marhaen, ada dana reward sebesar Rp 20 miliar hasil kompetisi Program dari PUPR. “Penyelesaian 39 titik jalan rusak dampak tol yang sudah dikerjakan 12 ruas. Serta pemanfaatan rest area jalan tol untuk kesejahteraan warga Nganjuk,” pungkasnya. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Teladani Bung Karno, PAC Tuban Berdonor Darah

TUBAN – Momentum Bulan Bung Karno menjadi pemantik semangat tersendiri bagi para kader Pengurus Anak Cabang (PAC) ...
EKSEKUTIF

Hadiri Purna Siswa SLB Ar Rochmah Lamongan, Wabup Dirham Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif

LAMONGAN – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Purna Siswa ke-1 Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) dan ...
EKSEKUTIF

Pendaftar SD Sekolah Rakyat Ngawi Baru Tiga Siswa, Pemkab Jajaki Opsi Libatkan Anak Panti Asuhan

NGAWI – Proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ngawi terus berjalan. Hingga Senin ...
KRONIK

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Sumenep Jalin Kerja Sama dengan FK UTM

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam bidang ...
KRONIK

Program Selantang Banyuwangi, Ketika Sekolah Tidak Mengenal Batas Usia

BANYUWANGI – Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Banyuwangi terus meningkat, dari 74,13 tahun pada 2024 menjadi 74,43 ...
LEGISLATIF

Puan Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir, Minta Dampak ke Masyarakat Segera Dimitigasi

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta PLN transparan menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa ...