Selasa
25 Agustus 2026 | 9 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Menteri Jokowi-Ma’ruf, Eva Sundari: Yang Penting Setia

pdip-jatim-eva-ojk-kediri

JAKARTA – Wacana menteri usia muda untuk mengisi kabinet Jokowi-Ma’ruf mendatang terus dibahas, bahkan kini ada tambahan ide agar kaum difabel juga perlu menjadi menteri.

Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan, ada kriteria yang paling penting ketimbang usia dan kondisi fisik.

“Yang paling penting itu setia dulu. Ini jabatan politik kok,” kata Eva Sundari, Rabu (3/7/2019).

Menurut Eva, jabatan politik berarti bergantung pada hasil perhelatan politik pemilu. Pertimbangan politis juga berpengaruh.

Tentu saja, kemampuan calon menteri menjadi pertimbangan yang penting. Bila sosok muda atau penyandang disabilitas memang punya kemampuan, sebutnya, tentu sosok itu tak akan sekadar lewat dari pertimbangan Jokowi.

“Pak Jokowi punya kapasitas untuk itu. Terbukti dia berani mengangkat delapan menteri dari perempuan. Pak Jokowi punya DNA membuat kejutan yang berani dan progresif,” ujar Eva.

“Menteri dari kelompok difabel, kenapa tidak?” tambah Sekretaris Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) DPP PDI Perjuangan ini.

Eva menyebut ada sosok penyandang disabilitas yang cerdas dan berdedikasi di Indonesia. Sosok tersebut juga merupakan relawan Jokowi.

Dia menambahkan, nama-nama dari kalangan praktisi usaha juga tak diragukan kemampuannya. Terlebih Jokowi juga merupakan sosok yang punya latar belakang dunia usaha.

Karena itu, lanjut Eva, Jokowi tak akan kesulitan mendeteksi anak muda potensial dari dunia usaha. “PDIP juga banyak anak muda yang pintar,” sebut politisi yang juga anggota DPR RI dari dapil 6 Jawa Timur ini.

Eva pun menilai, umur bukan yang paling utama. Jiwa muda lebih utama, sebagaimana Jokowi yang dia nilai punya jiwa muda, selera anak muda, dan produktif. “Usia produktif maksimal 50 tahun,” jelas dia.

Soal menteri muda, isu ini sudah muncul sejak tengah bulan Mei lalu. Wacana ini muncul di pembahasan kalangan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf saat itu, untuk mengakomodasi kaum milenial di kabinet. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...
HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...
OLAHRAGA

Kalah 1-3, Banteng Jatim Ucapkan Selamat kepada Banteng Papua Raya, Evaluasi Teamwork

SURABAYA – Tim Banteng Jatim menutup perjalanan di Soekarno Cup 2026 dengan mengakui keunggulan Banteng Papua Raya. ...
OLAHRAGA

Debut Manis di Soekarno Cup 2026, Papua Raya Rebut Podium Ketiga Usai Tekuk Banteng Jatim 3-1

Banteng Papua Raya mengakhiri debut di Soekarno Cup 2026 dengan meraih posisi ketiga setelah menaklukkan Banteng ...