Selasa
25 Agustus 2026 | 11 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi-Ma’ruf Butuh Partai Oposisi untuk Check and Balance

pdip-jatim-prabowo-hormat-jokowi-dok-jpnn

JAKARTA  – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, demokrasi yang sehat membutuhkan partai di luar pemerintahan sebagai oposisi dan penyeimbang.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan adanya partai yang berada di pemerintahan, partai di luar pemerintahan, dan sekaligus partai yang punya kekuatan penyeimbang,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

“Sehingga akan terjadi check and balance. Pemerintah membutuhkan sebuah kritik, oposisi yang dibutuhkan untuk membangun kebijakan untuk rakyat, bangsa, dan negara,” tambah dia.

BACA JUGA:

1. Jokowi-Ma’ruf Resmi Menang, Sekjen PDIP: Mari Kedepankan Persaudaraan

2. Jokowi: Tak Ada Lagi 01 dan 02, yang Ada Persatuan Indonesia

3. Dok! MK Tolak Seluruh Gugatan Prabowo-Sandi

Menurutnya, koalisi yang baik ialah yang terbentuk sebelum Pilpres dimulai. Sebab, koalisi tersebut terhindar dari kesan pragmatis lantaran sudah membuat sejumlah kesepakatan lebih awal.

Keberadaan partai oposisi dan penyeimbang yang berada di luar pemerintahan merupakan bagian dari pendidikan politik bagi masyarakat. Dengan demikian, masyarakat bisa turut mengritisi jika ada program pemerintah yang tak mensejahterakan.

Meski demikian, tambah Hasto, politik selalu dinamis. Karena itu, peluang menerima anggota koalisi baru akan diputuskan Presiden Joko Widodo beserta para ketua umum parpol pengusung.

Hanya,  PDIP tetap menilai koalisi yang sehat ialah yang terbentuk sebelum Pilpres dimulai.

“Politik itu dinamis, hal terkait koalisi pascapilpres kami serahkan sepenuhnya kepada ibu Megawati dan Bapak Presiden Jokowi. Tapi ini sebagai contoh di dalam buku tentang election management, di situ disebutkan pentingnya oposisi,” lanjut dia.

Sejumlah parpol pengusung Prabowo-Sandiaga seperti Partai Demokrat dan PAN telah membuka peluang untuk bergabung ke koalisi Jokowi-Ma’ruf. Opsi itu muncul setelah MK menolak seluruh gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandiaga.

Mereka akan memutuskan sikap politiknya dalam waktu dekat, sebelum pembentukan kabinet.

Soal rekonsiliasi, pihaknya mengupayakan dengan pihak-pihak yang berseberangan selama Pilpres 2019. Namun, sebutnya, rekonsiliasi yang dimaksud bukan melalui pembagian jabatan di eksekutif.

“Rekonsiliasi adalah sikap yang sesuai dengan kepribadian bangsa, yaitu gotong-royong, melakukan musyawarah mufakat dan menghargai perbedaan,” jelas Hasto.

“Dengan selesainya putusan MK ini maka legitimasi dan legalitas Jokowi-KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih sudah tetap. Dengan demikian, rekonsiliasi sebagai jalan yang bukanlah untuk diberi jabatan di kabinet,” lanjutnya.

Dia menambahkan, penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi dan Ma’ruf Amin. Hasto menyadari, penyusunan kabinet tak lepas dari hal-hal strategis dan mempertimbangkan aspek rekonsiliasi.

Namun, ia meyakini rekonsiliasi yang baik bukan berdasarkan pembagian jabatan di kabinet. Karena itu, pihaknya pun menyerahkan komposisi kabinet kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi.

“Hal tersebut kewenangan Bapak Presiden dan tentu sifatnya strategis mengenai susunan dan komposisi kabinet yang akan datang akan dibahas dengan ketua umum parpol Koalisi Indonesia Kerja,” lanjut dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Soekarno Cup Buktikan Talenta Sepak Bola Bisa Lahir dari Lapangan Kampung

SURABAYA – Turnamen Soekarno Cup 2026 membuktikan pemain sepak bola berkualitas tidak hanya lahir dari akademi ...
KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...
KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...
HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...