Selasa
25 Agustus 2026 | 1 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Usai MK Putuskan Sengketa Pilpres, Ini Ajakan Puan kepada Seluruh Parpol

pdip-jatim-puan-doorstop1

JAKARTA – Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDI Perjuangan nonaktif, Puan Maharani, mengatakan tidak menutup kemungkinan partai-partai oposisi bergabung dengan koalisi pemerintah.

Namun, menurut dia, sebaiknya seluruh partai politik yang berpartisiapsi pada Pemil 2019 bersilaturahim usai putusan sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saya rasa itu harus dimulai dengan silahturahim, toh sekarang ini kita sama-sama menghormati proses-proses yang ada,” kata Puan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Puan mengatakan, silahturahim akan berdampak positif bagi partai politik. Silaturahim itu mesti diniatkan sebagai upaya bersama membangun negara. 

“Harus ada good will, niat baik dari kita semua bersama untuk mau membangun bangsa ini bersama dulu,” ujarnya.

Puan juga mengimbau masyarakat untuk berlapang dada menerima apapun keputusan MK. “Kita harus bisa, Insya Allah, menerima semua keputusan yang nanti akan diputuskan oleh MK pada tgl 27 (Juni 2019) yang akan dilakukan mendatang,” ujarnya.

Puan mengatakan, keputusan MK nanti merupakan  tahapan terakhir dari rangkaian panjang Pemilu 2019 secara umum. Karenanya, masyarakat diharapkan bisa menerima keputusan akhir dari para majelis hakim MK.

Dia juga berharap setelah sidang akhir putusan MK nanti, masyarakat Indonesia bisa bersama-sama berkonsentrasi dalam membangun bangsa dan negara.

“Jadi marilah kita bersama-sama bersatu membangun Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang lebih maju sehingga kita sama-sama membangun bangsa ini rasa persaudaraan dan persatuan,” ajaknya.

MK memajukan jadwal pembacaan putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), menjadi Kamis 27 Juni 2019. Sedianya, putusan akan dibacakan pada Jumat 28 Juni 2019.

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, menyatakan pihaknya sudah menginstruksikan kadernya di seluruh Indonesia untuk mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan bangsa, jelang pengambilan putusan akhir MK.

Pernyataan tersebut disampaikan Hasto, di tengah adanya kabar bahwa para pendukung Prabowo-Sandi akan kembali berunjuk rasa. Kabar itu tentunya membuat banyak warga khawatir mengingat aksi sebelumnya pada Mei lalu menghasilkan sejumlah aksi rusuh maupun kekerasan.

“Kami mengedepankan persatuan dan kesatuan, sekaligus membangun tali silaturahmi. Saatnya membangun negeri bersama-sama,” kata Hasto Kristiyanto, di Bengkulu, Senin (24/6/2019).

Menurut Hasto, sikap itu juga diperkuat dengan prinsip Presiden Jokowi yang tak pernah membeda-bedakan perlakuan terhadap warga negara. “Pemerintahan Jokowi tak pernah melihat dimana provinsi yang menang di pemilu, dan mana yang kalah,” kata Hasto.

Dia menambahkan, PDIP dan Jokowi memahami benar bahwa pemilu hanyalah alat untuk menunjuk pemimpin. Siapapun yang terpilih sebagai pemimpin, akan menjadi pemimpin bagi semuanya.

“Jokowi-KH Ma’ruf Amin, setelah nanti dilantik, akan menempatkan setiap warga negara sama, baik yang memilih Jokowi atau tidak. Semua akan diperlakukan sama,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Soekarno Cup Jaga Rumput GBT, Panggung Penutupan Ditempatkan di Jogging Track

Soekarno Cup 2026 menempatkan panggung penutupan di jogging track GBT untuk menjaga rumput tetap prima dan ...
LEGISLATIF

Reses, Erix Maulana Siap Fasilitasi Persoalan Hukum Warga

BOJONEGORO – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buktikan Talenta Sepak Bola Bisa Lahir dari Lapangan Kampung

SURABAYA – Turnamen Soekarno Cup 2026 membuktikan pemain sepak bola berkualitas tidak hanya lahir dari akademi ...
KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...
KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...
HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...