Selasa
25 Agustus 2026 | 3 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas Ingin Ponpes Jadi Boarding School Unggulan di Tengah Kota Banyuwangi

pdip-jatim-anas-ponpes-al-anwari

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak pesantren menangkap peluang dari pendidikan berbasis asrama atau dikenal dengan istilah ‘boarding school’ yang saat ini sedang digandrungi masyarakat..

“Pada dasarnya boarding school yang saat ini digandrungi oleh masyarakat itu mengadaptasi pesantren,” kata Anas. Hal ini dia sampaikan saat meresmikan gedung baru SMP Unggulan Pesantren Al-Anwari, Kertosari, Banyuwangi, Kamis kemarin.

“Oleh karena itu, sudah semestinya pesantren menjadi yang terdepan untuk memenuhi ceruk pendidikan ala boarding school ini,” lanjut Anas.

Dia mengatakan, meningkatnya kenakalan remaja yang terjadi di antara jam sekolah dan jam kala mereka di rumah ditengarai menjadi penyebab tingginya minat orang tua memasukkan anak pada sekolah yang menerapkan boarding school.

Sebab, mereka ingin putra-putrinya tidak hanya dididik paruh waktu. Namun, bisa sepanjang waktu terpantau dengan baik.

“Di sekolah, anak kita bisa dipantau. Begitu pula saat di rumah. Namun, ketika beraktivitas di antara dua tempat tersebut, kita kesulitan untuk mengawasi. Di sinilah bisa menjadi pintu masuk berbagai hal negatif,” ujarnya.

Anas mengapresiasi Pesantren Al-Anwari yang kini mengembangkan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berbasis boarding school.

Al-Anwari, sebutnya, merupakan salah satu pesantren yang dinilai cukup eksis dan berada di pusat kota Banyuwangi. Diharapkan dapat menjadi alternatif orang tua dalam mendidik anak-anaknya.

“Saya bersyukur, Al-Anwari ini menjadi alternatif pendidikan agama di tengah kota. Banyuwangi memiliki banyak pesantren, tapi tidak banyak yang ada di tengah kota,” ungkapnya.

Dia sendiri mewacanakan adanya peningkatan jenis pendidikan di Banyuwangi. Seperti halnya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Banyuwangi. Hal tersebut diharapkan bisa menjadi motor penggerak pendidikan agama.

“Jika ada IAIN di Banyuwangi, salah satu yang mendapat berkahnya adalah pesantren di sekelilingnya. Akan banyak mahasiswa yang mondok di pesantren-pesantren itu,” terangnya.

Anas segera mengomunikasikan hal itu dengan forum petinggi IAIN seluruh Indonesia yang kini sedang menggelar acara di Banyuwangi.

“Semoga dengan beberapa insentif yang diberikan oleh pemkab, hal tersebut bisa segera terealisasi,” harap dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kecamatan Sendang Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung Dapil 5

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KRONIK

Megawati Terharu Saksikan Visual Drone di Closing Ceremony Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Closing ceremony Final Soekarno Cup 2026 di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8/2026), ...
KRONIK

Soekarno Cup Jaga Rumput GBT, Panggung Penutupan Ditempatkan di Jogging Track

Soekarno Cup 2026 menempatkan panggung penutupan di jogging track GBT untuk menjaga rumput tetap prima dan ...
LEGISLATIF

Reses, Erix Maulana Siap Fasilitasi Persoalan Hukum Warga

BOJONEGORO – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buktikan Talenta Sepak Bola Bisa Lahir dari Lapangan Kampung

SURABAYA – Turnamen Soekarno Cup 2026 membuktikan pemain sepak bola berkualitas tidak hanya lahir dari akademi ...
KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...