Senin
27 Juli 2026 | 11 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dini Hari, Pedagang Tahu-Tempe Deklarasi Dukung Jokowi-JK

pdip-jatim-220515-jokowi

SURABAYA – Giliran pengusaha dan pedagang tempe-tahu di Surabaya dan Sidoarjo menyatakan siap memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai Presiden-Wakil Presiden RI 2014-2019. Dukungan itu resmi dideklarasikan sekitar pukul 01.00 dinihari, Selasa (10/6/2014) di sela aktivitas pedagang dan pembeli di Mangga Dua, kawasan Jagir, Surabaya.

Acara deklarasi yang dimarakkan panggung hiburan sejak beberapa jam sebelumnya itu sempat diwarna hujan rintik. Namun tidak menyurutkan peserta deklarasi yang terdiri dari pengusaha dan pedagang tahu-tempe, serta elemen pendukung Jokowi-JK lainnya. Saat deklarasi dimulai sekitar pukul 01.00, lokasi acara masih dipenuhi peserta yang sebagian mengenakan kaos bergambar Jokowi-JK itu.

Menurut Wito, seorang koordinator pengusaha dan pedagang tahu-tempe, melalui acara deklarasi ini, mereka menyatakan komitmen mendukung pasangan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014. “Kami pengusaha dan pedagang tahu dan tempe Surabaya dan Sidoarjo, berkomitmen siap mendukung dan memenangkan capres Jokowi-JK menjadi presiden – wapres RI 2014-2019,” katanya.

Dukungan terhadap pasangan yang diusung dan didukung PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Partai Hanura dan PKPI itu, ungkap Wito, diambil tanpa keraguan. Selain siap mengajak masyarakat memilih Jokowi-JK, pihaknya juga akan menggalang “koin peduli”, yakni menggalang dukungan berupa dana yang setelah terkumpul nantinya akan dikirimkan ke rekening resmi pasangan nomor urut 2 tersebut.

Acara deklarasi pengusaha dan pedagang tahu-tempe dihadiri Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim yang juga Ketua Relawan Jokowi Jatim, Bambang DH. Tampak juga Koordinator Tim Pemenangan Jokowi-JK Jatim dari Partai Nasdem, Effendi Choiri atau Gus Choi.

Bambang DH menjelaskan, mengapa deklarasi digelar jam 1 dinihari. Menurutnya, karena deklarasi diupayakan bareng denngan aktivitas pedagang. “Aktivitas pedagang dan pembeli di Mangga Dua ini ya jam-jam seperti saat ini yang paling ramai,” terang Bambang DH.

Dia berharap, deklarasi mendukung Jokowi-JK tetap bergerak setelah acara deklarasi. Bambang DH juga mengajak para relawan lebih berhati-hati selama kampanye. “Ajak masyarakat untuk mendukung Jokowi-JK dengan santun, tanpa paksaan, jangan main ancam, dan melakukan black campaigne,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Surabaya itu juga mengajak relawan dan masyarakat mengawasi pelaksanaan pemilu presiden. Dia tidak ingin seperti kabar adanya babinsa melakukan pendataan pemilih pilpres dengan cara datang ke rumah-rumah warga, terjadi di Surabaya.

“Hati-hati, dan tetap awasi mereka. Ini wilayah sipil, kita harus berani menjaga kualitas demokrasi agar pemilihan kali ini lebih bermartabat, sehingga presiden yang terpilih nanti benar-benar sesuai dengan keinginan rakyat,” kata Bambang DH. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KOLOM

Kudatuli dan Pelajaran Demokrasi

Oleh Djarot Saiful Hidayat* SETIAP 27 Juli, ingatan kolektif bangsa ini seharusnya berhenti sejenak. Bukan untuk ...
KABAR CABANG

Renungan Kudatuli, Fery Sudarsono: Kebebasan Politik Dibayar dengan Darah dan Nyawa

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menegaskan kebebasan politik dan demokrasi yang dinikmati masyarakat ...
KABAR CABANG

Peringati Kudatuli Bersama Seluruh PAC Tulungagung, Erma Tekankan Pentingnya Jas Merah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar peringatan peristiwa ...
KABAR CABANG

Saksi Hidup Kudatuli Trenggalek: Jual Emas dan Mesin Diesel Demi Bela Megawati di Jakarta

TRENGGALEK – Bagi para kader PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau Tragedi ...
KABAR CABANG

Yudi Meira: Peringatan Kudatuli Harus Perkuat Komitmen Kader Merawat Demokrasi

BLITAR – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, menegaskan peringatan 27 Juli atau Kudatuli tidak boleh ...
SEMENTARA ITU...

Saleh Mukadar Usulkan Arah Bernegara Dikembalikan ke Semangat UUD 1945 Sebelum Amandemen

SURABAYA – Politisi senior PDI Perjuangan, Saleh Ismail Mukadar, mengusulkan agar arah kehidupan berbangsa dan ...