Rabu
07 Oktober 2026 | 10 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Paham Iklim, Legislator PDIP Ini Ajak Petani Nganjuk Ikuti Sekolah Lapang Iklim

pdip-jatim-mbak-estu-sli-bmkg

NGANJUK – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Sadarestuwati mengajak para petani di Kabupaten Nganjuk, untuk mengikuti Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang diadakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jatim.

SLI berlangsung di gedung serbaguna Hotel Nirwana Nganjuk pada Selasa (15/01/2019) lalu itu untuk membagi pengetahuan seputar iklim kepada petani.

Gerakan literasi iklim untuk petani tersebut bertujuan memberi pemahaman pentingnya informasi iklim dalam mendukung kegiatan pertanian di indonesia.

Diikuti 60 peserta 35 orang dari Poktan dan P4S serta 25 orang dari Dinas Pertanian, POPT dan PPL di Nganjuk menyambut positif kegiatan literasi iklim tersebut. Selama proses kegiatan puluhan petani mendapat pemaparan berbagai materi tentang iklim dari para narasumber.

Untung Marduanto dari BMKG Jatim mengatakan, SLI adalah forum komunikasi antara BMKG dan petani. Seperti diketahui bahasa- bahasa terkait iklim masih secara teknis dan mungkin agak sulit dipahami para petani.

“Secara umum Indonesia ini daerah bencana. Untuk prakiraan cuaca ada, tetapi kalau bencana kita belum bisa memprediksi,” kata Untung.

Sementara itu Sadarestuwati mengatakan, sebagai legislator yang berlatar belakang petani, dialah yang mendorong SLI. “Saya wakilnya petani, kalau petani tidak paham dengan perubahan iklim dengan prakiraan cuaca itu berbahaya sekali,” ujarnya.

Melalui SLI inilah, jelas Mbak Estu, sapaan akrab Sadarestuwati, kemudian masyarakat petani kita bisa mengerti dengan begitu bisa memahami betul akan perubahan iklim dan cuaca. Sehingga petani akan bisa secara tepat untuk menentukan tanaman yang akan ditanam.

“Ini penting sekali. Seperti tadi dikatakan jika diprediksi terjadi El-nino berati petani harus mempersiapkan diri menanam tanaman yang konsumsi airnya lebih kecil,” tuturnya.

Kalau zaman dulu, sebutnya, kita bisa memprediksi dengan melihat tanda alam, tetapi dengan perubahan iklim global, ini sulit sekali untuk diprediksi. Bahkan kerusakan alam yang sudah amat sangat tidak bisa dikendalikan ini berdampak sangat besar terhadap perubahan iklim yang begitu drastis.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk Menurut Tatit Heru Tjahyono AMD  mengatakan, mayoritas masyarakat Kabupaten Nganjuk adalah petani. Sehingga kegiatan semacam SLI ini, menurutnya, sangat bermanfaat bagi petani. “Setelah memahami tentang iklim, aktifitas petani juga diharapkan bisa memanfaatkan produk farmasi iklim dengan baik sehingga dapat meningkatkan produktifitas hasil pertaniannya,” kata Tatit. (endik)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...