Selasa
20 Oktober 2026 | 7 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Siapkan Satgas Kebudayaan, Ini Tugasnya

pdip-jatim-safari-kebangsaan-sleman3

YOGYAKARTA – PDI Perjuangan bakal membentuk satuan tugas atau satgas untuk mengawal berbagai ritual budaya. Hal ini terkait terjadinya perusakan sarana acara tradisi sedekah laut yang digelar warga di Pantai Baru, Srandakan, Bantul, pada 12 November 2018 lalu.

Rencana pembentukan satgas ini diungkapkan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menggelar acara “Safari Kebangsaan” di kantor DPC PDIP Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kemarin.

“Apa yang terjadi di Bantul adalah tindakan yang merusak sendi-sendi kebudayaan bangsa. Tradisi-tradisi yang ada di masyarakat adalah nafas kebudayaan kita,” kata Hasto.

Karena itu, sebagai upaya mencegah aksi perusakan semacam itu, serta upaya yang menjurus pada pelarangan tradisi masyarakat, PDIP membentuk satgas yang melibatkan kader PDIP di tingkat ranting dan cabang.

Menurut Hasto, satgas itu akan bersama Barisan Ansor Serbaguna atau Banser dari Nadlatul Ulama (NU) untuk bergotong royong melakukan pengawasan dan pencegahan atas aksi pelarangan acara budaya.

“Jika memang terjadi, dialog tetap kami upayakan sebagai jalan keluar. Namun jika sudah mengarah pada kekuatan fisik, maka seluruh kader di tingkat ranting maupun cabang harus siap sedia. Kita harus bangga dengan kebudayaan kita,” ujarnya.

Hasto menyebut Yogyakarta sebagai ‘kota revolusi’ dan ‘kota kebudayaan’. Untuk itu, dia minta seluruh kader PDIP di Yogyakarta memelihara tradisi Jawa yang menjadi salah satu benih kebudayaan dan mengisi daya hidup Pancasila.

Untuk terus melestarikan tradisi itu dan menarik minat generasi milenial, kata Hasto, berbagai cara kreatif juga harus terus dilakukan.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan DI Yogyakarta Bambang Praswanto menyatakan partainya akan tetap mengawal proses penyelesaian kasus perusakan perlengkapan sedekah laut di Bantul.

Menurut Bambang, keberhasilan aparat hukum menemukan para pelaku perusakan ini menjadi wujud upaya menyelamatkan Pancasila dari serangan ideologi lain.

“Proses hukum kami serahkan sepenuhnya kepada Polda yang berwenang menangani. Kami hanya ingin memastikan bahwa proses ini masih terus berjalan sampai ditemukan pelakunya,” kata dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...