Sabtu
01 Agustus 2026 | 10 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Saksi PDIP dan Parpol Koalisi Jokowi-Ma’ruf Saling Melengkapi

pdip-jatim-hasto-djarot2

PANGANDARAN – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kritiyanto mengatakan, 3 saksi yang disiapkan PDIP untuk mengawal Pileg dan Pilpres 2019 yang jujur dan adil tidak bermaksud untuk menyaingi partai lainnya yang tergabung dalam koalisi Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Meski langkah PDIP terlihat berbeda dengan partai lain, pihaknya akan tetap bekerja sama dan saling melengkapi sesama partai koalisi.

“Ini yang terus kami lakukan. Jadi kami saling melengkapi satu sama lain. Saksi pun saling bekerja sama di antara partai koalisi,” ujarnya di sela kegiatan safari kebangsaan di Kabupaten, Pangandaran, Minggu (25/11/2018).

Hasto menyebut setiap partai memiliki segmen yang berbeda, namun pihaknya tetap saling menjaga etika antar partai koalisi Jokowi-Ma’ruf. Dia kemudian menyinggung partai koalisi kubu sebelah yang dinilainya selalu tumpang tindih.

“Ya semua akan kita kawal bersama. Sudah ada kesepakatan bahwa kami tidak bersaing satu sama lain. Saling menjaga etika. Karena partai di koalisi Indonesia kerja punya segmen sendiri-sendiri. Beda dengan yang di sana itu saling overlapping,” ucapnya.

“Kalau kami sendiri-sendiri makanya itu memperluas dukungan Pak Jokowi, tahun 2014 Golkar, PKB, PPP belum gabung sekarang sudah jadi ini menambah kekuatan kita bersama,” tambah Hasto.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan, setiap partai penting untuk membangun partainya dengan baik. Infrastruktur partai harus dimulai dari bagaimana membangun kaderisasi partai.

“Jadi yang paling penting itu masing-masing partai bangun partainya dengan baik. Kami membangun partai kami dengan sebaik-baiknya. Membangun infrastruktur partai. Melakukan kaderisasi. Pelatihan terus menerus. Saya pikir partai lain juga melakukan hal yang sama dengan kita,” jelasnya.

Soal dana saksi, jelas Djarot, yang akan digunakan berasal dari gotong royong kader-kader PDIP. Dengan sumbangan tersebut, menurutnya, pembayaran saksi akan menjadi lebih ringan.

“Dana saksi ditegaskan dengan gotong royong. Jadi esensi kita adalah gotong royong dari caleg sudah kita formulasikan dana saksi akan 50 persen akan ditanggung oleh caleg kabupaten kota. 30 persen ditanggung caleg provinsi dan 20 persen ditanggung oleh caleg DPR RI,” jelasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Muhamad Zaini Ajak Warga Kabupaten Pasuruan Jaga Persatuan Lewat Reses

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, menggelar agenda Reses Masa Persidangan ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se-Kecamatan Tanggunggunung Sukses, Teguhkan Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal ...
KRONIK

Kejhung Mulai Hilang dari Desa, DPRD Jember Dorong Revitalisasi Budaya Madura

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mendorong pelestarian seni kejhung sebagai bagian dari ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Siap Digelar, PDIP Jatim Perkuat Ekosistem Pembinaan Sepak Bola

PDIP Jawa Timur menargetkan Soekarno Cup 2026 tidak hanya sukses sebagai turnamen, tetapi juga meninggalkan warisan ...
LEGISLATIF

Zulham Kawal Temuan Kerusakan Stadion Kanjuruhan hingga Kementerian PU

MALANG – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, memastikan akan mengawal temuan kerusakan ...
LEGISLATIF

Warga Ginuk Magetan Gotong Royong Perbaiki Jalan, Rita Haryati Sawer 27 Drum Aspal

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati turut kerja bakti dan membaur bersama ...