Jumat
25 September 2026 | 11 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Saksi PDIP dan Parpol Koalisi Jokowi-Ma’ruf Saling Melengkapi

pdip-jatim-hasto-djarot2

PANGANDARAN – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kritiyanto mengatakan, 3 saksi yang disiapkan PDIP untuk mengawal Pileg dan Pilpres 2019 yang jujur dan adil tidak bermaksud untuk menyaingi partai lainnya yang tergabung dalam koalisi Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Meski langkah PDIP terlihat berbeda dengan partai lain, pihaknya akan tetap bekerja sama dan saling melengkapi sesama partai koalisi.

“Ini yang terus kami lakukan. Jadi kami saling melengkapi satu sama lain. Saksi pun saling bekerja sama di antara partai koalisi,” ujarnya di sela kegiatan safari kebangsaan di Kabupaten, Pangandaran, Minggu (25/11/2018).

Hasto menyebut setiap partai memiliki segmen yang berbeda, namun pihaknya tetap saling menjaga etika antar partai koalisi Jokowi-Ma’ruf. Dia kemudian menyinggung partai koalisi kubu sebelah yang dinilainya selalu tumpang tindih.

“Ya semua akan kita kawal bersama. Sudah ada kesepakatan bahwa kami tidak bersaing satu sama lain. Saling menjaga etika. Karena partai di koalisi Indonesia kerja punya segmen sendiri-sendiri. Beda dengan yang di sana itu saling overlapping,” ucapnya.

“Kalau kami sendiri-sendiri makanya itu memperluas dukungan Pak Jokowi, tahun 2014 Golkar, PKB, PPP belum gabung sekarang sudah jadi ini menambah kekuatan kita bersama,” tambah Hasto.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan, setiap partai penting untuk membangun partainya dengan baik. Infrastruktur partai harus dimulai dari bagaimana membangun kaderisasi partai.

“Jadi yang paling penting itu masing-masing partai bangun partainya dengan baik. Kami membangun partai kami dengan sebaik-baiknya. Membangun infrastruktur partai. Melakukan kaderisasi. Pelatihan terus menerus. Saya pikir partai lain juga melakukan hal yang sama dengan kita,” jelasnya.

Soal dana saksi, jelas Djarot, yang akan digunakan berasal dari gotong royong kader-kader PDIP. Dengan sumbangan tersebut, menurutnya, pembayaran saksi akan menjadi lebih ringan.

“Dana saksi ditegaskan dengan gotong royong. Jadi esensi kita adalah gotong royong dari caleg sudah kita formulasikan dana saksi akan 50 persen akan ditanggung oleh caleg kabupaten kota. 30 persen ditanggung caleg provinsi dan 20 persen ditanggung oleh caleg DPR RI,” jelasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...
PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...
SEMENTARA ITU...

MMA Trenggalek Borong 10 Medali di Kejurprov Jatim, Jadi Modal Tatap Popda dan Porprov 2027

TRENGGALEK – Cabang olahraga (cabor) mixed martial arts (MMA) Trenggalek yang tergolong masih muda langsung ...
KABAR CABANG

Konsolidasi di Kecamatan Rembang, Kader Banteng Ditegaskan Harus Turun ke Akar Rumput

KABUPATEN ​PASURUAN — Jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Pasuruan diminta untuk tidak hanya ...
KRONIK

Tanam Bibit Kelapa di Bancaran, Bupati Lukman Optimis Ciptakan Sumber Ekonomi Baru

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama kelompok tani Kampung Kencat, Kelurahan Bancaran, melaksanakan ...