Selasa
20 Oktober 2026 | 9 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Amien Perlu Pahami Proses Demokrasi Harus Bebas dan Jurdil

pdip-jatim-hasto-konsolidasi-jatim1

JAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menganggap pernyataan Amien Rais yang bakal menjewer Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, apabila lembaga yang dipimpinnya tidak menyatakan sikap politik di Pilpres 2019, tidak pantas.

‎”Ungkapan jewer-menjewer saya pikir tidak pantas untuk disampaikan,” ujar Hasto di Rumah Aspirasi, Menteng, Jakarta, kemarin.

Hasto Kristiyanto menganggap Haedar Nasir merupakan sosok yang bijaksana. Menurutnya, dari cara berbicara, Haedar sosok matang dan figur yang mengayomi serta mencerahkan.

Hasto mengaku, partainya banyak belajar dari Muhammadiyah yang dianggapnya sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang muncul dari bawah.

Dia menganggap, Muhammadiyah mampu mengelola lembaganya sehingga berhasil mendirikan ribuan fasilitas pendidikan dan kesehatan dengan modal belasan pengurus.

“Kemudian menuruti Ibu Mega (Ketum PDIP) sendiri testimoni terhadap Haedar beliau sosok yang alam pikirnya itu membawa kebijaksanaan, alam rasa itu menyentuh bersahabat dan tentu saja kita harus mengormati orang-orang yang seperti itu. Ungkapan jewer-menjewer sesuatu yang tidak pas disampaikan kepada beliau,” katanya.

Hasto mengaku tidak mengetahui secara persis apakah pernyataan Amien itu didasari karena kekhawatiran yang bersangkutan, bahwa warga Muhammadiyah akan mendukung pasangan Jokowi-KH. Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Menurut Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, yang jelas harus dipahami Amien bahwa proses demokrasi harus berlandaskan bebas, jujur dan adil (jurdil). Dia mengharapkan, warga Muhammadiyah bebas dalam memilih pemimpin tanpa paksaan.

“Dan inilah yang harus dihormati asas langsung umum rahasia. Kami menghormati apapun Muhammadiyah dalam rekam jejaknya beliau membawa pemikiran-pemikiran yang berkemajuan dengan karya yang nyata di tengah masyarakat. Kami banyak belajar dari Muhammadiyah,” ujar Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...