Kamis
23 Juli 2026 | 1 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Udara Sudah Terlalu Bising, Kita Bicara Hal yang Positif-positif Saja”

pdip-jatim-hasto-sekjen-parpol-diwawancara

JAKARTA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto menanggapi dingin kicauan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief yang menyebut Capres Prabowo Subianto terkesan malas-malasan dan tidak serius dalam berkampanye.

“Kalau Twitter ya, yang menjawab Andi Arief sudah banyak,” ujar Hasto di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Hasto berharap semua pihak agar menghadirkan sesuatu yang positif dalam berpolitik di darat. Sebab menurutnya di udara sudah terlalu bising sehingga semua pihak harus menghadirkan sesuatu yang positif.

“Udara sudah terlalu bising, kita bicara hal yang positif-positif saja,” ucap Hasto yang juga Sekjen DPP PDI Perjuangan ini.

Karenanya, dia mengimbau kepada seluruh tim pemenangan agar berbicara sesuatu yang positif kepada masyarakat sehingga udara tidak terlalu bising. “Kalau terlalu panas ini bisa memancing sesuatu hal yang kurang kondusif di darat. Saya enggak nanggapin,” tandasnya.

Sementara itu, meski Prabowo memiliki anggapan bahwa ekonomi Indonesia rapuh, calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin tetap bergeming dan selalu optimistis terhadap kondisi perekonomian Indonesia.

Saat di Pondok Pesantren Jagat Arsy, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (13/10/2018), Ma’ruf Amin mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membuat tonggak pembangunan ekonomi yang luar biasa.

“Saya ekonomi optimistik, tidak ekonomi pesimistik. Saya sangat optimis yang diletakkan Pak Jokowi itu patok-patok milestone. Yang akan nanti terjadi lompatan apabila kita mampu memaksimalkan maximize utility yang ada,” kata Ma’ruf.

Terkait dengan ucapan Prabowo soal ‘ekonomi kebodohan’, Ma’ruf berpendapat, justru akan terjadi lompatan ekonomi ke depan jika bisa memaksimalkan yang telah dibuat oleh Jokowi.

“Saya kira boleh saja, tapi kalau buat saya, apa yang dilakukan Pak Jokowi itu kan milestone, tonggak-tonggak pembangunan ekonomi yang besar dan luar biasa. Memang sekarang belum, tapi nanti kita berikan potensi yang sudah ada ini memberi maximize utility namanya,” tukasnya.

Sebelumnya, Prabowo menyinggung soal istilah ‘ekonomi kebodohan’ saat rapat kerja nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Jakarta Timur, Kamis (11/10). Istilah itu disebut Prabowo karena dia mengklaim jutaan hektare tanah dikuasai swasta. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perkuat Tata Kelola Pengadaan, Candra Minta Pemkab Jember Tindak Lanjuti Rekomendasi MCP KPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Pemerintah Kabupaten Jember segera menindaklanjuti ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Pemenuhan Hak Anak Jadi Indikator Utama Keberhasilan Pembangunan Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah menjadikan pemenuhan hak anak sebagai indikator utama ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Salurkan Puluhan Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas di Blitar

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menyalurkan 60 unit alat bantu bagi penyandang disabilitas ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Batu Siapkan Aturan Cegah Pengembang Kabur Sebelum Serahkan PSU

DPRD Kota Batu menyusun regulasi baru untuk mencegah pengembang meninggalkan kewajiban penyerahan Prasarana, ...
KRONIK

Pisah Sambut Danlanal Banyuwangi, Bupati Ipuk: TNI AL Mendukung Peningkatan Ekonomi

BANYUWANGI – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi berganti dari Letkol Laut (P) Muhamad Puji ...
KRONIK

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Hasto Kristiyanto Bicara Politik Peradaban

JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menegaskan komitmen partainya untuk ...