Sabtu
01 Agustus 2026 | 2 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

15 Menteri di Tim Jokowi-Ma’ruf Tak Akan Gunakan Fasilitas Negara

pdip-jatim-maruf-jokowi1

JAKARTA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto memastikan, masuknya sejumlah menteri Kabinet Kerja dalam tim kampanye nasional tak akan mengganggu mereka dalam melaksanakan tugasnya.

Pihaknya juga menjamin bahwa para menteri itu tak akan menggunakan fasilitas negara jika terlibat dalam kegiatan kampanye.

“Kami sudah banyak pengalaman terkait hal tersebut. Dengan demikian pejabat negara yang memang berdasarkan undang-Undang tidak boleh gunakan fasilitas negara,” kata Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2018).

“Kecuali presiden fungsi protokolernya melekat didalam diri presiden, tapi beliau selalu untuk berkampanye pada hari libur,” lanjut Hasto.

Dia kembali menegaskan bahwa timnya tak akan menggunakan kampanye negatif. “Kita tidak akan menggunakan negative campaign, tidak akan menggunakan fasilitas-fasilitas negara. Terhadap program keberhasilan Pak Jokowi wajar kalau hal tersebut kami sosialisasikan,” ujarnya.

Terkait dukungan keluarga Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang dideklarasikan Yenny Wahid, menurut Hasto, putri almarhum Gus Dur itu akan menduduki posisi strategis dalam tim sukses pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Terkait dengan Mbak Yenny Wahid, maka kami juga merancang beberapa program-program khusus. Karena apa pun dukungan Mbak Yenny akan menempatkan Beliau pada posisi yang strategis,” ujar Hasto.

Hasto mengatakan, Jokowi telah menugaskan Ketua TKN Eric Thohir untuk berkoordinasi dengan Yenny Wahid. Meski demikian, Hasto belum menjelaskan peran dan posisi Yenny Wahid secara detail dalam tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Nah, apa tugas-tugas dari Mbak Yenny, nanti akan dilakukan secara bertahap. Tetapi intinya bulan Oktober seluruh konsolidasi pemenangan sudah siap,” kata Hasto.

“Dari narasi visi misi, kemudian bagaimana narasi visi misi itu hadir dan menjawab berbagai persoalan setiap segmen pemilih. Dengan demikian, ada visi misi yang berkaitan dengan sektoral, ada yang berkaitan dengan milenial, perempuan, pemuda, serta mahasiswa,” lanjut Sekjen PDI Perjuangan tersebut.

Dia menilai, sosok Yenny Wahid memiliki kontribusi besar tak hanya dalam pergerakan kaum perempuan tetapi juga kaum milenial.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, lanjut Hasto, akan mengangkat kaum perempuan sebagai jalan peradaban Indonesia ke arah yang lebih maju dan bukan dieksploitasi demi kepentingan politik praktis semata.

“Jadi perempuan yang bukan hanya dieksploitir untuk kepentingan isu-isu ‘Ini harga telur naik eh sekarang malah turun’, sebagaimana yang dilakukan di sana (kubu Prabowo-Sandiaga). Tetapi perempuan dalam seluruh karakter kepemimpinannya untuk membawa perubahan Indonesia,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Minta Pemkab Jember Tak Tergesa Berutang Rp786 Miliar

JEMBER – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember, Widarto, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta Camat hingga RT/RW Perkuat Deteksi Dini Cegah Konflik Sosial

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat deteksi dini untuk ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Sertipikat Program PPTPKH Dimanfaatkan untuk Kembangkan Usaha dan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Bupati Blitar Rijanto meminta masyarakat memanfaatkan sertipikat tanah Program PPTPKH sebagai modal mengembangkan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Tetapkan Krisis Air Bersih sebagai Prioritas Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera menetapkan penanganan krisis air bersih akibat ...
BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...