Sabtu
01 Agustus 2026 | 5 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf, PDIP Tak Permasalahkan Figur Partai-Nonpartai

pdip-jatim-jokowi-9-sekjen-parpol2

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, tak perlu dipermasalahkan siapa yang akan mengisi jabatan ketua tim kampanye nasional pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Menurut Hasto, tak perlu dibedakan figur partai dan nonpartai dalam memimpin tim kampanye nasional. Dia meyakini banyak figur nonpartai yang mampu memimpin tim kampanye nasional.

“Kami juga enggak bedakan parpol atau nonparpol. Yang penting kualifikasi kepemimpinannya, orientasi pada strategi pemenangan dan pendalamannya. Itu yang diperlukan,” kata Hasto, di Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Sebelumnya, Ketua Umum PPP Romahurmuziy menyatakan bahwa ketua tim kampanye nasional Jokowi-Ma’ruf mengerucut ke tiga nama dan bukan dari partai politik.

Hasto menambahkan, Jokowi juga berpesan kepada tim kampanye agar tak memisahkan partai dengan relawan dalam memenangkan Pilpres 2019. Menurut Hasto, Jokowi menginginkan partai dan relawan bersatu padu untuk memenangkan Pilpres 2019.

Dia menambahkan, saat ini unsur partai dan relawan di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mengusung Jokowi-Ma’ruf sudah menyatu sehingga tak mempermasalahkan sosok yang memimpin tim kampanye nasional nantinya.

“Semuanya sama. Kan kami melebur. Sehingga di dalam tim kampanye nanti tidak dibedakan lagi mana komponen partai, relawan, paslon, semua jadi satu komponen. Komponen Jokowi-Ma’ruf,” jelasnya.

Kepada wartawan, Hasto sebelumnya mengimbau agar juru bicara tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin tak terlalu agresif saat memberikan pernyataan. Hasto minta jubir tim pemenangan harus memperhatikan etika ketimuran yang dijunjung tinggi di Indonesia.

“Terlalu agresif juga kurang bagus ya. Kita ini karena bangsa timur, sangat memahami kebudayaan kita,” kata Hasto saat di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Dia menambahkan, jubir tim pemenangan juga harus mampu memetakan skala prioritas isu yang harus diangkat ke publik.

Karena itu, kata Hasto, dibutuhkan sosok yang matang dan berpengalaman sehingga tak blunder dalam menyampaikan pernyataan kepada publik. Namun, sambung Hasto, juru bicara tim pemenangan harus tetap ofensif dan progresif dalam berbicara.

“Karena bagian-bagian yang bergerak ofensif dalam pengertian itu progresif dalam pengertian punya semangat juang. Ini kan dari kalangan muda dan Pak Jokowi 57 tahun dibandingkan Pak Prabowo 67 tahun, ini memiliki karakter yang berbeda,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Tinjau Bubidaya Lele dan Ayam Petelur, Pastikan Manfaat Program Pemberdayaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau budidaya ikan lele dan ayam petelur milik kelompok ...
KRONIK

Dugaan Pemerkosaan Dua Santriwati di Sidoarjo: BBHAR PDIP Jatim Mintakan Perlindungan dan Restitusi dari LPSK

SURABAYA – Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur secara resmi mengajukan ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Boyong 5 Penghargaan Harganas Jatim, Inovasi TPA Masmundari Jadi Andalan

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik meraih lima penghargaan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ...
KABAR CABANG

Musran-Musranran se-Kecamatan Kalidawer Sukses Akomodasi 30 Persen Gen Z dan Perempuan

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se- Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, ...
LEGISLATIF

DPRD Lamongan Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Sebuah Perusahaan Pembekuan Ikan

LAMONGAN – Komisi C DPRD Kabupaten Lamongan merekomendasikan penghentian sementara operasional sebuah perusahaan CV ...